2nd ICASMI FMIPA Unila Digelar

38689621_495830054210548_6478182864289529856_o
38769195_495830440877176_1938034641483071488_n
38775099_495829587543928_4700743599829024768_o
38802579_495829914210562_6398929546468392960_o
38831527_495830310877189_5029219786639278080_o

(Unila): Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bersama Lembaga Penelitian dan pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung selenggarakan The 2nd International Conference on Applied Sciences, Mathematics and Informatics (ICASMI-2018).

Kegiatan yang digelar di Hotel Horison, Bandarlampung, ini akan dihelat selama tiga hari sejak Kamis hingga Sabtu (9-11 Agustus 2018).

Konferensi ini menyajikan berbagai perkembangan terkini dari hasil-hasil penelitian atau penemuan di bidang Sains, Matematika, dan Informatika, serta berbagai aplikasi dari berbagai bidang studi.

Panitia pada acara ini menghadirkan berbagai pembicara ternama di bidangnya yakni para akademisi dan para peneliti yang juga memiliki kompetensi tinggi di bidangnya.

Hasil komunikasi serta diskusi yang diperoleh pada konferensi ini selanjutnya diyakini dapat meningkatkan kekuatan potensi lokal yang dimiliki oleh masyarakat setempat.

Seperti disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Lampung, Prof. Dr. H. Bujang Rahman, M.Si., yang sekaligus membuka kegiatan.

Ia mengatakan, Seminar Internasional ini merupakan sebuah kebanggaan. Penyelenggaraan ICASMI merupakan awal dari perhelatan Dies Natalis Universitas Lampung yang ke 53, yang akan diperingati pada 23 September 2018, di mana Fakultas MIPA menjadi ketua penyelenggara kegiatan.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., juga mengharapkan kegiatan ICASMI dapat memperkuat potensi Lampung dan Indonesia di dunia global khususnya di kancah ASEAN Economic Community (AEC) dan Trans Pacific Partnership (TPP).

ICASMI juga diharapkan dapat menambah keterlibatan dari para peneliti, baik dosen, mahasiswa, sarjana dan pascasarjana, maupun peneliti lintas ilmu, lintas lembaga, dan lintas negara, sehingga ICASMI dapat menjadi ajang komunikasi dan kolaborasi bagi peneliti khususnya di bidang ilmu sains, matematika, dan komputer.

ICASMI merupakan program konferensi ilmiah tingkat internasional tetap tahunan FMIPA dan LPPM Unila untuk memberikan wadah pada pertukaran dan pemutakhiran hasil penelitian maupun inovasi para dosen, mahasiswa, dan peneliti di bidang sains dan terapannya baik tingkat nasional maupun internasional. Tahun ini ICASMI mengusung tema “The Contribution of Science on Sustainable Valorization on Natural Resources”.

Prof. Warsito, S.Si, DEA., Ph.D., selaku Dekan Fakultas MIPA menyatakan, kegiatan ICASMI tahun ini menghadirkan 8 pembicara utama dari 4 negara dengan bidang ilmu yang juga telah memiliki kerja sama dengan FMIPA Unila.

Mereka yaitu Prof. Ponnadurai Ramasami (University of Mauritius); Prof. Celestin C. Kokonendji (University of Bourgogne Franche-Comte, France); Prof. Savitree Limtong (Kasetsart University, Thailand); Prof. Teddy Mantoro (Sampoerna University, Indonesia).

Selanjutnya Prof. Khairurrijal (Bandung Institute of Technology, Indonesia); Prof. Wannapong Triampo (Mahidol University, Thailand); Prof. Sutopo Hadi (University of Lampung, Indonesia); Drajat Sulistyo, S.T., (General Manager – PT. Pelabuhan Indonesia II Lampung-Indonesia).

Diikuti 150 Peserta dari 6 Negara

Dr. Junaidi, S.Si., M.Sc., selaku ketua pelaksana kegiatan ICASMI 2018 menjelaskan, pertemuan ilmiah ini diikuti 150 peserta dari 36 institusi dan 6 negara yang berasal dari kalangan akademisi mulai dari dosen, peneliti, mahasiswa, kalangan praktisi, hingga industri dari berbagai negara, seperti Perancis, Thailand, Mouritius, Jepang, Pakistan, dan Indonesia dengan 125 peserta oral/presenter dan 25 orang peserta poster dengan rincian 36 dari bidang biologi, 36 orang bidang kimia, 30 orang bidang ilmu komputer, 27 orang bidang matematika, 10 orang bidang fisika, 9 orang dari bidang aplikasi ilmu MIPA, dan 2 orang dari pendidikan.

Kegiatan ICASMI akan dilaksanakan dalam rangkaian: seminar pleno, poster, dan field trip ke Puncak Mas, Taman Kupu Kupu, dan Pusat Oleh-Oleh Lampung yang akan diselenggarakan pada hari ketiga, tanggal 11 Agustus 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan wisata-wisata alam dan hasil-hasil kerajinan masyaratakat di Provinsi Lampung.

Menurut Dr. Junaidi, sistem penerimaan makalah dilakukan dengan menggunakan Open-Access Conference System (OCS). Pertama, peserta mengakses website ICASMI, yaitu https://icasmi.fmipa.unila.ac.id/ kemudian mendaftarkan abstrak paper di laman edas dengan alamat https://edas.info/N24705 dengan membuat akun edas terlebih dahulu.

Abstrak yang diterima oleh panitia akan diseleksi oleh tim reviewer. Selanjutnya abstrak yang lolos untuk diseminarkan akan diinformasikan melalui akun email masing-masing peserta.

Setelah konferensi, peserta harus mengirimkan makalah lengkap (full-paper) ke laman edas. Selanjutnya, makalah yang masuk akan direview oleh tim reviewer internal meliputi format penulisan, konten, similaritas, plagiarisme, dan lain-lain. Kemudian, tim reviewer akan mengirimkan kembali makalah yang telah direview ke laman edas sehingga dapat diperbaiki oleh peserta.

Setelah perbaikan, peserta wajib mengupload kembali makalah tersebut ke laman edas. Makalah yang terseleksi akan dipublikasikan di Jurnal Internasional Terindeks Thomson Reuters (ISI), yaitu Journal Science International Lahore. Makalah yang tidak terseleksi masuk jurnal di atas akan dipublikasi pada Prosiding Internasional Knowledge E yang telah terindeks oleh Scopus (elsevier), Thomson Reuters (ISI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Repository of Open Access Resources (ROAJ).[rilis]