Tahun Ini Unila Ambil Sumpah 235 Mahasiswa PMPAP

38790777_496696404123913_2437367891503349760_o
38831527_495830310877189_5029219786639278080_o
38840289_496695774123976_5335033526972579840_o
38846270_496696060790614_7171376571385643008_o
38862566_496696050790615_974253867275386880_n

UNIVERSITAS Lampung (Unila) melalui Badan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) menggelar kegiatan sumpah PMPAP di FKIP Unila, Jumat (10/08/2018).

Menurut Ketua PMB Moneyzar Usman, S.E., M.Si., PMPAP merupakan program perluasan akses bagi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi atau miskin tapi berkemampuan secara akademik dan merupakan lulusan SMA/MA/SMK sederajat di Provinsi Lampung.

Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., mewakili Rektor mengatakan, berdasarkan data terlampir jumlah pendaftar mencapai 2.032 orang. Rinciannya, jumlah yang dinyatakan lulus sebanyak 248 orang, teregistrasi sebanyak 235 orang, dan tidak registrasi sebanyak 13 orang.

Adapun sebaran lulus PMPAP berdasarkan fakultas meliputi FEB 21 orang, FH 24 orang, FISIP 34 orang, FKIP 67 orang, FMIPA 23 orang, FP 47 orang, FT 32 orang. Waktu pelaksanaan penjaringan mahasiswa calon penerima PMPAP dimulai sejak 25 hingga 30 Juni 2018. Dilanjutkan sesi wawancara pada 10 hingga 12 Juli 2018, sedangkan pengumuman akhir seleksi pada 27 Juli 2018.

“Sebaran pendaftar program ini berasal dari 15 kabupaten dan kota. Ada peningkatan calon pendaftar di mana pada tahun 2017 sebanyak 1.993 peserta, sedangkan tahun 2018 menjadi 2032 peserta,” ujarnya.

Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., menambahkan, program PMPAP yang diinisiasi Unila diharapkan mampu menjawab persoalan pendidikan, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Ia juga mengatakan, Unila terus mengembangkan program PMPAP agar makin banyak anak-anak Lampung yang berasal dari keluarga tidak mampu dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri, khususnya Unila.

“Kita alokasikan lebih kurang 5 persen dari total kuota yang Unila miliki, jadi jumlahnya sekitar 250 kursi, dan program ini sudah tahun kedelapan sejak diselenggarakan tahun 2011,” terangnya.

Mantan Dekan FKIP Unila mengungkapkan, saat ini Unila tengah menyiapkan berbagai bantuan pendidikan, khususnya bagi mahasiswa terbaik strata 1 yang meneruskan ke program magister untuk memperoleh beasiswa riset. Ia berharap, para mahasiswa baru dari jalur PMPAP dapat memanfaatkan kesempatan terbaik ini.[Riky/Inay_Humas]