(Unila): Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) menerima dua asesor utusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam rangka asesmen lapangan. Kegiatan digelar di ruang sidang lantai 2 kampus setempat, Kamis (3/10/2019).

Dua assesor, Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan Dr. Ir. Nurheni Sri Palupi, M.Si., dari Institut Pertanian Bogor (IPB) akan melaksanakan tahap akhir rangkaian akreditasi yaitu visitasi data di lapangan.

Dekan FP Unila Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., menyampaikan, pihaknya akan mendukung kelancaran asesmen lapang dengan menyiapkan data penunjang yang diperlukan selama visitasi. Termasuk hal-hal yang berkaitan dengan persiapan baik di tingkat universitas maupun di fakultas.

Hal ini sejalan dengan persiapan program sarjana di seluruh program studi (prodi) fakultas pertanian agar dapat terakreditasi internasional. “Kami akan belajar ke perguruan tinggi yang sudah lebih dulu memperoleh akreditasi intenasional seperti UGM dan IPB. Mudah-mudahan para asesor bisa berbagi pengalaman sehingga kami yakin pada asesmen lapangan April mendatang,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., mengungkapkan, Unila banyak belajar dari IPB dan UGM terkait pengembangan riset bidang pertanian. Salah satu yang dikembangkan adalah riset tentang kasava.

Menurutnya, kondisi Lampung sebagai pemasok kasava di Indonesia dengan lebih dari 300 ribu KK berprofesi sebagai petani kasava tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan perekonomian. “Banyak keluarga petani kasava atau ubi kayu yang ekonominya sangat memprihatinkan,” paparnya.

Oleh karena itu Bujang berharap, kehadiran dua asesor selain melihat eksisting data di lapangan juga bisa membagi pengalaman-pengalaman mereka selama di UGM dan IPB.[Penda_Humas]