WAKIL Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung Prof. Bujang Rahman memastikan akan membuat sanksi tegas bagi pelaku curang pada seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
Salah satu sanksi, kata dia, dikenakan bagi pendaftar SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang sudah dipastikan lulus namun masih mendaftarkan diri pada jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).
Ia menjabarkan, daftar ulang SNMPTN bersamaan dengan pelaksanaan ujian SBMPTN. Mereka yang dinyatakan lulus pada jalur SNMPTN namun masih registrasi di jalur SBMPTN akan dianggap tidak konsisten.
“Yang main-main seperti ini otomatis akan dibatalkan kelulusan SNMPTN-nya. Jadi jangan coba-coba,” tegasnya dalam konferensi pers yang Senin (11/4/2017). Turt hadir dalam konferensi pers Ketua SBMPTN Unila Moneyzar Usman, S.E., M.Si., Sekretaris SBMPTN Drs. M. Nurdin, M.Si., dan Kasubbag Hubungan Masyarakat Marsudi, S.I.Kom.
Sanksi lain, lanjut Bujang, adalah peringatan bagi mereka yang diterima dalam SNMPTN tapi tidak melakukan pendaftaran ulang. Ada pula sanksi berat lainnya yakni gugurnya kelulusan calon mahasiswa yang terbukti melakukan penaikan (markup) nilai.
Pendaftaran SBMPTN sendiri resmi dibuka mulai 11 April sampai dengan 5 Mei 2017. Bujang menambahkan, dalam ujian tulis ini tetap menggunakan dua sistem tes yaitu model Paper Base Test (PBT) dan Computer Base Test (CBT) yang dilakukan pada Selasa, 16 Mei 2017. Sedangkan ujian keterampilan bidang seni dan olah raga akan dilaksanakan pada 17-18 Mei 2017.
Untuk pendidikan seni akan diselenggarakan di Kampus A FKIP, sementara ujian keterampilan bidang olah raga akan dilaksanakan di kampus utama Unila. Hasil akan diumumkan pada 13 Juni 2017, layanan informasi resmi dapat diakses melalui laman http://sbmptn.ac.id.
Ia juga mengungkapkan, kuota SBMPTN Unila tahun ini mendapat penambahan sebanyak 320 peserta untuk jalur CBT dari 400 peserta dan sisanya 80 peserta berada di Itera. “Tahun 2017 Unila akan menerima 5 ribu mahasiswa baru. Jalur SNMPTN sebanyak 2.379, jalur SBMPTN 1.596, jalur mandiri 786, sedangkan jalur Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP) sebanyak 239,” kata dia.[humas]
Reporter : Dwi Putriana Lumban Gaol
Editor : Inay