Unila-Kodam XXI/Radin Inten Perkuat Ketahanan Pangan dan Bela Negara

0
57

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menegaskan komitmennya untuk berperan langsung dalam menjawab persoalan nyata masyarakat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kodam XXI/Radin Inten serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, yang dirangkaikan dengan peluncuran Aplikasi Centurion-21 dan Lapor Pangdam, di Hotel Emersia Bandar Lampung, Kamis, 29 Januari 2026.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret Unila untuk menghadirkan dampak langsung di sektor ketahanan pangan, penguatan sumber daya manusia, dan pembentukan karakter bela negara, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bagi Unila, kerja sama ini bukan sekadar agenda kelembagaan, tetapi menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan riil masyarakat.

Unila memandang bahwa ketahanan pangan adalah bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional, sehingga kolaborasi ini diarahkan untuk menghasilkan program nyata seperti pengembangan riset pertanian terapan, inovasi teknologi pangan, pendampingan masyarakat desa, serta optimalisasi lahan dan sumber daya lokal.

Seluruh program tersebut ditujukan langsung untuk mendukung kemandirian pangan, kesejahteraan petani, dan keberlanjutan pangan nasional, khususnya di Provinsi Lampung.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan, kerja sama ini menjadi momentum penting untuk menyatukan kekuatan perguruan tinggi, institusi pertahanan, dan mitra strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks.

“Kerja sama ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas. Ini adalah langkah bersama untuk menjawab persoalan nyata masyarakat, mulai dari pangan, kualitas sumber daya manusia, sampai pembentukan karakter generasi muda. Unila siap terlibat langsung melalui riset, inovasi, pendampingan masyarakat, dan program pengabdian yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ungkapnya.

Selain sektor pangan, kerja sama ini juga diarahkan untuk penguatan nilai-nilai bela negara di kalangan generasi muda dan sivitas akademika.

Unila bersama TNI memikul tanggung jawab bersama dalam menanamkan wawasan kebangsaan, nasionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian kepada negara, sebagai fondasi membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter dan moral kebangsaan.

Dari sisi pertahanan wilayah, Pangdam XXII/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)., menegaskan, kekuatan bangsa tidak dibangun satu institusi saja.

“Ketahanan wilayah itu tidak bisa dikerjakan sendiri. Ini harus dibangun bersama, dengan kepercayaan dan kolaborasi. Kalau TNI, kampus, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, maka ketahanan bangsa akan tumbuh kuat dari bawah,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama dengan Unila menjadi bagian penting dalam membangun sistem pertahanan wilayah yang berbasis kolaborasi, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat.

Melalui peluncuran Centurion-21 dan Lapor Pangdam, sinergi ini juga diperkuat dengan sistem digital yang mempercepat komunikasi, pelaporan, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Kerja sama ini ditujukan secara jelas kepada masyarakat Lampung, khususnya petani, generasi muda, sivitas akademika, dan komunitas desa, sebagai kelompok utama penerima manfaat program. [Magang_Shalu Munadiyan]

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 1 =