(Unila): Universitas Lampung (Unila) dinobatkan sebagai Juara III dalam lomba IEEE EDC 2015 dengan tema “Smart Device dan System”. Melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (Himatro) selaku tim representatifnya, Unila berhasil duduk di posisi ketiga kategori Embedded System: Smart Phone Sistem Docking.
Adalah Yoseph Valentino, Faris Lukman Hadi, dan M. Bagus Nurfaif yang turut mengharumkan nama Unila di kancah nasional ini. Dibantu dosen pembimbing Muhamad Komarudin, S.T., M.T., mereka menciptakan alat docking system yang dapat diaplikasikan untuk memonitoring pola tidur bayi yang cenderung tidak teratur.
Alat tersebut didesain dengan menggunakan perangkat android dan raspberry Pi yang dipersenjatai komponen pengawas terdiri dari IP camera, sensor PIR, dan sensor suara.
Dalam kategori Embedded System: Smart Phone Sistem Docking ini, Unila bersaing dengan Universitas Komputer Indonesia yang ke luar sebagai juara pertama dengan desain alat ERG-Dock : Smartphone Docking System dengan USB Charger Detection dan Over Voltage Protection dan Institut Teknologi Bandung sebagai pemenang kedua dengan desain alat XPAD-Smart Writing Pad and Charging Smartphone Docking System. Sementara untuk ketegori VLSI Desain: Suara-Sumber Seeker dikantongi oleh Institut Teknologi Bandung untuk pemenang I, II, dan III.
Untuk diketahui, IEEE EDC sendiri merupakan kompetisi desain elektronik yang diselenggarakan oleh IEEE SSK Indonesia Chapter. Tujuannya, untuk mendorong dan memercepat pengembangan sumberdaya manusia dalam elektronik yang siap untuk digunakan industri terkait.
Target dari kompetisi ini antara lain mendorong pertumbuhan kreativitas dan inovasi dalam elektronik, menerapkan pengetahuan dan ilmu pada pengembangan produk, serta mempelajari keadaan seni teknologi.
Secara teknis, proposal desain yang dikirimkan oleh peserta akan diperiksa oleh juri baik di tingkat nasional maupun internasional. Hanya ada 10 proposal terbaik yang dapat melaju ke tahap grand final. Finalis yang telah terpilih diundang untuk mempresentasikan desain yang diusulkan mereka di acara utama, Grand Final IEEE SSK Electronics Design Contest, di Balai Timur (Aula Timur) Institut Teknologi Bandung (ITB).[*]
