(Unila): Pharmacy of Lampung University Competition (Pharmalation) merupakan Kompetisi pertama dalam bidang farmasi dengan cakupan Regional Sumatera yang diselenggarakan Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila).
Acara ini ditujukan untuk menjalin silaturahmi antara siswa/mahasiswa farmasi se-regional Sumatera, dan sebagai wadah bagi siswa/mahasiswa farmasi dalam belajar dan berkarya, dengan mengedepankan aspek (Knowledge-Skill-Attitude) di tiap-tiap cabang lomba yang dikemas dengan sedikit kompetisi dalam bidang farmasi.
Dalam rangka mendukung upaya peningkatan eksistensi mahasiswa farmasi di bidang ilmu pengetahuan secara umum dan ilmu kefarmasian khususnya, program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung mengadakan “The 1st Pharmacy of Lampung University Competition (Pharmalation)”, sejak 14 Oktober 2020.
Selain media silaturahmi antara siswa/mahasiswa farmasi se-Sumatra, kegiatan digelar sebagai sarana edukasi pengembangan potensi diri dalam lingkup farmasi bertajuk “The Role of Pharmacist on Covid2019 During New Normal Era”.
Lebih dari satu tahun berjalan, Prodi Farmasi FK Unila beroperasional dan ikut serta dalam menciptakan generasi farmasi yang berkualitas dan profesional. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk kontribusi Prodi Farmasi menyediakan wadah untuk mahasiswa dan siswa berkreasi, berinovasi, berprestasi, dan berkompetisi secara sehat sekaligus memberi pengalaman belajar.
Pharmalation akan diadakan setiap tahun dengan mengusung tema berbeda setiap tahunnya. Dalam Pharmalation kali ini, peserta berlaga dalam enam kategori lomba yaitu; Poster Publik, Produk Inovasi, Literature review, Video Edukasi, Cover Song, dan Rangking 1.
Kegiatan diikuti 196 siswa SMK farmasi se-Sumatera dan mahasiswa fakultas kedokteran. Kategori lomba terbagi atas tiga katergori yakni, Literature Review sebanyak 27 peserta, Poster Publik 29 peserta, Video edukasi 15 peserta, Rangking 1 65 peserta, Cover Song 21 peserta, dan Produk Inovasi 39 peserta.
Juri yang terlibat dalam kompetisi ini berjumlah 20 orang yaitu perwakilan BPOM Lampung, BPOM Pusat Jakarta, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, dan akademisi.
Rangkaian acara Pharmalation tahun ini ditutup dengan Seminar Online (webinar) Nasional dengan tema “The Role Of Pharmacist On COVID 19 During New Normal Era: Observation From Clinical And Industry Aspect”. [Humas/Rilis]



