(Unila): Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Unila mengadakan Latihan Kepemimpinan Manajemen Pers Mahasiswa (LKMPM) di gedung A1.2 Fakultas Hukum, Ahad, (10/5). Acara yang mengusung tema “The Leader for New Generations” ini menghadirkan alumni UKPM Teknokra yaitu, Abdul Gafur (Asisten Redaktur Lampung Post) dan Padli Ramdan (Redaktur Lampost.co) sebagai pemateri.
Dalam pelatihan tersebut Abdul Gafur membahas tentang dinamika organisasi. Menurutnya, setiap organisasi pasti mengalami dinamika sesuai perkembangan jaman. Mulai dari konflik internal maupun eksternal. Persoalan individu, antarindividu, individu, bidang atau divisinya, serta divisi yang satu dengan divisi lainnya.
Sedangkan konflik internal datang dari birokrat kampus yang mungkin gerah akan kritik atau dari warga kampus, baik dosen maupun mahasiswa yang geram lantaran diberitakan. Menurutnya, dalam sebuah organisasi jauh lebih sulit mengatasi persoalan menyangkut personalia ketimbang persoalan menyiapkan event besar.
Organisasi hanya alat untuk mencapai tujuan dari orang-orang yang ada di dalamnya. Jadi inti dari organisasi itu memang orang-orangnya bukan kegiatannya. Tidak ada yang lebih ampuh dalam mengatasi masalah personalia selain dengan motivasi, komunikasi, dan kesabaran.
Dalam mengatasi masalah dinamika organisasi, sistem kaderisasi harus melakukan terobosan-terobosan baru, jangan hanya mengandalkan pola-pola lama yang saat ini mungkin sudah mulai usang dan tak tepat lagi diterapkan.
Sedangkan Padli Ramdan yang membahas tentang manajemen pers mahasiswa. Dalam hal manajemen pers mahasiswa, hal yang harus diperhatikan salah satunya bagaimana budaya organisasi. Budaya yang sudah ada dalam organisasi pers harus bisa dipertahankan mahasiswa. Pers mahasiswa memiliki peran penting dalam independensi berita. Menurutnya pers mahasiswa memiliki kebebasan dari intervensi siapapun.
Faris Yursanto (IESP’11) selaku Pemimpin Umum berharap latihan kepemimpinan menjadi ajang evaluasi bagi seluruh pengurus UKPM Teknokra. “Semoga setelah ini pengurus akan lebih sadar beban bersama, tanggung jawab bersama untuk evaluasi yang lebih baik,” ujarnya.
“Tujuan acara ini untuk membangkitkan semangat pengurus dalam memainkan peran agar lebih bertanggung jawab,” ujar Yola Safitri mahasiswa pendidikan selaku Ketua Pelaksana.[rls]