(Unila): Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas Lampung (Unila). Samsul Sunardi, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil meraih kategori berbakat pada ajang pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung 2026.

Bagi Samsul, bahasa bukan sekadar pelajaran dibangku kuliah. Sejak lama ia menekuni literasi, membaca dan menulis. Tak hanya itu, Samsul sudah menerbitkan banyak buku sebagai bentuk cinta pada kata.

Dirinya juga memiliki Lamban Baca sebagai ruang tumbuh bersama. Sebagai seorang penulis, ia percaya kata punya daya untuk menyembuhkan dan menggerakkan. “Saya percaya bahasa itu kekuatan. Dari kalimat yang tepat, orang bisa merasa dipahami, disembuhkan, bahkan tergerak,” ujarnya.

Lamban Baca yang dikelola menjadi bukti nyata. Ditengah gempuran konten yang cepat, Samsul memilih membuat ruang lambat, tempat anak anak dan semua orang bisa duduk, membaca dan bermimpi lewat buku.

Gelar Duta Bahasa Provinsi Lampung bukan akhir, tapi awal misi untuk memperluas akses literasi. Baginya bakat tanpa ruang akan padam.

Harapannya sederhana, semoga setiap sudut di Provinsi Lampung mempunyai banyak sudut untuk membaca. Agar tidak ada anak yang tumbuh tanpa buku, karena dari buku harapan itu mulai tumbuh. [Rilis]