(Unila): Magang bukan hanya sekadar menambah pengalaman, tetapi juga menjadi kesempatan berharga untuk belajar langsung di dunia kerja. Hal inilah yang dirasakan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) saat menjalani program magang di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat.
Ribkha Elizabeth, mahasiswa Program Studi Hukum Internasional angkatan 2022, membagikan cerita dan pengalamannya selama mengikuti program magang di BMKG Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Ribkha ditempatkan di Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama, tepatnya pada bagian Kerja Sama Luar Negeri. Periode magang berlangsung pada, 7 Juli hingga 7 Agustus 2025.
Berawal dari pencarian informasi magang untuk mengisi waktu libur kuliah, Ribkha mendapat tawaran dari saudaranya untuk mengikuti program magang di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat yang berlokasi di Jakarta Pusat. Setelah melalui proses pendaftaran sesuai persyaratan, akhirnya diterima di Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama, tepatnya pada bagian Kerja Sama Luar Negeri.
Selama menjalani magang di bagian Kerja Sama Luar Negeri, Ribkha mendapat berbagai tanggung jawab, mulai dari membantu pengurusan dokumen perjalanan dinas luar negeri, melaporkan kegiatan internasional pegawai BMKG melalui Sistem Pelaporan Elektronik (SIMPEL), hingga berperan sebagai notulis dalam pertemuan dengan delegasi internasional serta menerjemahkan sejumlah dokumen penting.
Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah mengikuti Ceremony Implementation Agreement antara BMKG dan Institute of Geoscience Timor-Leste (IGTL). Dalam momen tersebut, ia menyaksikan langsung proses pembangunan kerja sama internasional yang dilandasi semangat solidaritas. Wakil Presiden IGTL, Victor Aleluia de Sousa Vicente, menegaskan kolaborasi ini memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan geosains di Timor-Leste.
Selama magang, Ribkha memperoleh berbagai keterampilan baru, mulai dari surat-menyurat resmi, penyusunan dokumen pemerintahan, hingga pemahaman alur birokrasi perjalanan dinas luar negeri. Ia juga terbiasa menggunakan SIMPEL, melatih ketelitian dalam notulensi rapat, menerjemahkan dokumen hukum dan diplomatik, serta memperdalam wawasan mengenai dinamika kerja sama internasional dan peran BMKG dalam hubungan bilateral maupun multilateral.
Ribkha berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan waktu libur kuliah dengan mengikuti magang, terutama di instansi atau lembaga yang relevan dengan jurusan. Menurutnya, magang di lembaga pemerintahan maupun institusi internasional sangat berharga karena memberikan kesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan kebijakan, praktik diplomasi, hingga pembangunan kerja sama antarnegara. [Magang_Cindy Adelia]