PROF. WARSITO, S.Si., DEA., Ph.D terpilih dalam pemilihan dekan (pildek) yang digelar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (FMIPA Unila), Kamis (4/2). Warsito terpilih untuk periode 2016-2020 usai meraih 18 dari 29 suara, ia mengalahkan dua calon dekan lainnya yakni, petahana Dekan FMIPA Prof. Suharso, Ph.D (11 suara), dan dosen Jurusan Kimia Drs. R. Supriyanto, M.S (0 suara).
Anggota Senat FMIPA Dr. Suripto Dwi Yuwono mengatakan, dengan terpilihnya Warsito sebagai dekan baru FMIPA Unila, dirinya berharap adanya perubahan yang lebih baik lagi di fakultas yang berdiri sejak 1995 lalu itu. “Ya saya berharap adanya perubahan FMIPA Unila menuju yang lebih baik lagi. Saat ini FMIPA sudah maju, saya berharap dekan yang baru dapat memberikan perubahan lagi nantinya,” ujarnya.
Ditemui usai pemilihan, Warsito menjelaskan. FMIPA merupakan tulang punggung Unila sebab fakultas yang akan ia pimpin tersebut banyak men-support prestasi-prestasi yang membawa nama baik Unila. “Karena perannya yang sangat strategis, maka hal-hal yang baik akan kita lanjutkan. Adapun hal-hal yang mungkin belum baik akan kita perbaiki,” jelasnya.
Warsito melanjutkan, dirinya telah menyiapkan sejumlah program untuk ditindaklanjuti setelah dilantik pada pertengahan Maret 2016 mendatang. Mulai dari menciptakan iklim akademis yang baik di lingkungan kampus, menggelar seminar nasional/internasional, melanjutkan pembentukan program S3 MIPA, dan masih banyak program lainnya. “Akademik harus menjadi panglima atau leading sector pengembangan institusi kedepan. Seluruh program kerja harus akademik yang menjadi tujuan, adapun yang lainnya sebagai pendukung,” ungkapnya. Untuk program jangka panjang, sambungnya, dirinya akan meningkatkan kualitas dan kuantitas program S2 dan S3.
Diketahui, sebelum terpilih sebagai dekan FMIPA, Warsito menjabat sebagai ketua senat Unila yang dipilih langsung oleh anggota senat berdasarkan peraturan statuta Unila yang baru. Dalam memimpin senat Unila, guru besar ilmu fisika instrumentasi ini didampingi oleh sekertaris Prof. Patuan Raja, guru besar asal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Dalam pengukuhannya sebagai professor 2013 silam, Warsito membacakan orasi ilmiah berjudul “Teknologi Nondestruktif, Tren Perkembangan Sistem Sensor dan Akuisisi Data”. Ia menjelaskan tentang perkembangan teknologi nondestruktif, khususnya dua contoh analisis dan pemerapan sistem sensor, yaitu sensor optocoupler dan sensor magnetik.
Pada periode kepemimpinan di FMIPA sebelumnya, Suharso telah sukses meraih banyak prestasi, salah satunya adalah mengantarkan FMIPA Unila meraih sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 9001:2008 pada akhir 2013 lalu, berlanjut dengan meraih sertifikasi serupa untuk seluruh jurusan dan jajarannya pada 2014. dak jauh berbeda dengan proses peraihan ISO di tingkat falultas, perolehan ISO jurusan dimulai dari pelatihan ISO kepada seluruh staf mulai dari level pimpinan, dosen, hingga karyawan yang ada di jurusan. Proses selanjutnya yakni audit internal jurusan dan audit eksternal dari pihak IAPMO R&T dari Jakarta. [Naufal A. Caya]