Prodi Seni Tari Gelar Ujian Komposisi di CGV Transmart

0
750

(Unila): Ujian akhir mata kuliah Pendidikan Seni Tari FKIP, Universitas Lampung (Unila) sukses digelar Senin, 11 Desember 2023, di CGV Transmart Lampung. Mata kuliah ini menghasilkan karya dance film yang berhasil memadukan seni tari dengan media digital.

Dalam proses pembuatan karya dance film ini, para penari yang terlibat adalah mahasiswa semester lima angkatan 2021. Mereka melibatkan media audio visual dan berkolaborasi dengan sekolah-sekolah di Bandar Lampung, mulai dari SD hingga SMA dan SMK.

Dengan begini, pertunjukan ini tidak hanya memberikan peluang kepada mahasiswa, tetapi juga mengapresiasi kebudayaan Lampung dengan bentuk baru yang dapat diterima generasi Z.

Dosen Prodi Pendidikan Tari FKIP Unila Nabilla Kurnia Adzan, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, tujuan dari ujian ini bukan hanya sebagai penilaian akhir, melainkan untuk memberikan edukasi.

“Pada awalnya tujuan penayangan film ini adalah ujian akhir mata kuliah atau UAS. Namun, bertujuan juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa bentuk tari saat ini tidak hanya terbatas pada pementasan, tapi juga melibatkan media audio visual,” jelasnya.

Dance film menjadi salah satu bentuk karya yang berhasil dihasilkan mahasiswa semester lima. Pemutaran karya dance film ini telah berlangsung selama dua tahun berturut-turut, membuktikan tari dapat dinikmati melalui berbagai bentuk media.

Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa prodi Pendidikan Seni Tari dengan mitra kreatif dan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan juga terbukti dapat menghasilkan capaian yang membanggakan.

Goesthy Ayu Mariana Devi Lestari, S.SN., M.SN., Dosen Prodi Pendidikan Seni Tari FKIP Unila berharap, masyarakat Lampung dapat lebih peka terhadap perkembangan dunia seni tari.

Hal tersebut dinilai penting agar mereka dapat memahami bahwa tari tidak hanya bergerak di atas panggung, tetapi juga dapat diekspresikan melalui berbagai media. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada angkatan 2021 Pendidikan Seni Tari atas capaiannya dalam Ujian Pendidikan Seni Tari Choreography Galv’ing Cultural.

Goesthy berharap, kerja sama dan kolaborasi selanjutnya akan semakin epik. “Terima kasih juga kepada para praktisi, Ayu Permata Sari dan Muhamad Ridwan Ario Bimo yang telah berkontribusi dalam mengajar di prodi Pendidikan Seni Tari Unila,” ujarnya.

Pimpinan produksi Prodi Pendidikan Tari angkatan 2021 Rizki Atmoko Dwinata juga mengungkapkan harapannya agar acara ini terus ditingkatkan sehingga mendapatkan apresiasi lebih baik lagi.

“Kami berharap tahun depan dapat memberikan capaian yang lebih baik lagi. Jika tidak, maka kita juga gagal dalam memperkenalkan seni tari kepada adik-adik kita,” ujarnya. [Magang_Kezia Permata Sari Sihite]