Pramuka Unila Tuan Rumah Latsarnas IV

0
1463

(Unila): Gugus Depan Gerakan Pramuka Bandarlampung 11-033 11-034 Pangkalan Universitas Lampung (Unila) terpilih sebagai tuan rumah kegiatan Latihan Search and Reascue Nasional (Latsarnas) IV. Kegiatan rencananya diselenggarakan mulai Minggu hingga Sabtu, 1-7 November mendatang.

Ketua UKM Unila Pramuka Erwanto dalam rilisnya mengatakan, terpilihnya Gugus Depan Gerakan Pramuka Bandarlampung 11-033 11-034 Pangkalan Unila sebagai tuan rumah Latsarnas IV berdasarkan hasil musyawarah kegiatan Latsarnas III Pramuka Perguruan Tinggi se-Indonesia yang diadakan di Universitas Diponegoro, Semarang, beberapa waktu lalu.

Dalam rangkaian kegiatan ini, kata dia, juga diselenggarakan kuliah umum (stadium generate) Latsarnas IV Pramuka Peguruan Tinggi Tahun 2015. Kegiatan berupa kuliah umum dan diskusi panel dari beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

“Kegiatan diadakan untuk membuka wawasan dan pemikiran peserta Latsarnas IV mengenai Search and Rescue (SAR) dan Pramuka Tanggap Bencana di Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Event bertema “Mempersiapkan Anggota Pramuka yang Siap dan Sedia dalam Penanggulangan Bencana” ini ditujukan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi serta meningkatkan persatuan dan kesatuan sesama anggota Gerakan Pramuka.

Untuk itu diperlukan pelatihan pada anggota Gerakan Pramuka agar peduli dan berkontribusi secara aktif untuk tanggap bencana. Tanggap bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan. Meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, serta pemulihan prasarana dan sarana.

Adapun narasumber yang terlibat yakni Dr. H. Adhyaksa Dault, S.H., M.Si., dengan pokok pembahasan Potensi Gerakan Pramuka Secara Umum dalam Penanggulangan Bencana di Lingkup Nasional; M. Ridho Ficardo, S.Pi., M.Si., dengan materi Dukungan dari Provinsi Lampung untuk Menciptakan Gerakan Pramuka yang Tanggap Bencana, Setiawan Gerda Yustitia, S.Sos., dengan materi Kebijakan Pemerintah Berkaitan dengan Penyelenggaraan SAR dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia, serta Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., dengan materi Peran Mahasiswa dalam Menanggulangi Bencana.[*]