(Unila): Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Peluncuran Kegiatan Perayaan Dies Natalis Unila ke-55, Senin (7/9/2020) pagi. Acara yang berlangsung di Klinik Unila ini mengusung tema “Bersinergi dan Berinovasi untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa”.
Selain dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., peluncuran rangkaian dies ini diikuti para wakil rektor, ketua SPI, jajaran pimpinan di tingkat fakultas, lembaga, unit kerja. Acara juga turut disaksikan seluruh sivitas akademika Universitas Lampung secara virtual via aplikasi Zoom dan Youtube.
Prof. Karomani saat membuka kegiatan mengatakan, pendiri Unila sejak tahun 1965 tidak henti-hentinya berkontribusi demi kepentingan dan kemajuan Universitas Lampung. Karena itu ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengucap syukur dan terima kasih kepada pemimpin terdahulu dengan mengirimkan doa. “Tidak mungkin Unila sebesar ini tanpa ada para pendirinya,” pungkasnya.
Di usia yang ke-55, lanjut Karomani, mari semua untuk tetap optimistis dan kompak, serta berpegang pada komitmen meningkatkan kinerja. Orang nomor satu di Unila ini meyakini, sepanjang semua bersungguh-sungguh melaksanakan apa yang telah tertuang di tagline Unila, upaya Unila untuk menjadi perguruan tinggi 10 terbaik di Indonesia akan terwujud.
Pada kesempatan yang sama Prof. Dr. Heryandi, S.H., M.S., selaku Penanggungjawab Dies Natalis Unila mengajak seluruh sivitas Unila untuk menjadikan Dies Natalis Unila ke-55 sebagai momen untuk berkontempelasi atas apa yang sudah dilakukan.
Dies Natalis Unila ke-55 adalah momen untuk bersatu, memperbaiki semua, dan saling menguatkan karena Unila milik bersama bukan hanya beberapa orang. Pada kesempatan itu pula ia menyampaikan, bersamaan dengan bulan perayaan ulang tahun Unila sebanyak dua program studi S3 telah mendapatkan izin. “Ini semua tentunya perlu kita syukuri,” ucap Heryandi.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis Unila sendiri secara resmi dimulai pada 7 hingga 23 September 2020 dan akan ditutup dengan rapat senat sebagai puncak kegiatan. Panitia juga berencana menghadirkan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk menyampaikan orasi ilmiah.
Tak hanya itu, menurut Ketua Panitia Prof. Dr. Patuan Raja, M.Pd., kegiatan Dies Natalis Unila dibagi menjadi lima kegiatan, yaitu pengabdian kepada masyarakat, lomba siswa dan mahasiswa, lomba distendik berprestasi, lomba seni, serta lomba antarfakultas dan lembaga.
Karena masih masa pandemi Covid-19, sejumlah perlombaan pada dies natalis tahun ini akan dimodifikasi sehingga pelaksanaannya diadakan secara offline dan online. “Namun untuk beberapa lomba terpaksa ditiadakan, seperti pertandingan sepak bola dan lomba memasak,” ungkap Patuan.[]



