
(Unila) : Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Sugeng P. Harianto, M.S., berjanji akan terus berupaya meningkatkan pelayanan yang prima pada semua stake holder Unila. “Salah satu yang terpenting adalah mahasiswa. Mahasiswa wajib mendapat pelayanan prima dari Unila,” ungkap Sugeng di ruangannya beberapa waktu lalu.
Maka, untuk mewujudkan pelayanan prima terhadap mahasiswa, seluruh pimpinan di ruang lingkup Unila harus proaktif. Pimpinan Unila juga harus memahami tugas dan fungsinya. Misalnya, tutur Sugeng, pimpinan Unila harus mengetahui status mahasiswa, “Apakah mahasiswa itu mau dropout (DO) atau belum, pimpinan harus tahu,” tukas Sugeng.
“Jika mahasiswa dalam status mau DO, maka pimpinan harus memanggilnya. Kemudian ditanyakan apa alasannya dan segera dicari jalan keluarnya,” imbuhnya lagi.
Menurut Sugeng, hal ini tentu sangat penting untuk perhatian terhadap salah satu entitas paling besar dan penting di Unila tersebut.
Selain permasalahan mahasiswa DO, peran pimpinan Unila juga sangat penting dalam mendukung dan memantau seluruh kegiatan kemahasiswaan. “Pelayanan prima harus pula ditunjukkan pada kegiatan kemahasiswaan, harus pula tegas,” kata Sugeng.
Pimpinan di Unila harus bisa pula memantau bawahannya agar bisa memberikan pelayanan prima terhadap kegiatan kemahasiswaan. Bila perlu, lanjut Sugeng, para pimpinan baik di universitas maupun fakultas harus terjun langsung memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan yang ada di Unila. “Pimpinan Unila harus mengajak mahasiswa aktif mengikuti kegiatan,” tegasnya.
Untuk itu, pimpinan Unila harus juga memberikan pelatihan kepada sumber daya manusia (SDM) atau karyawan untuk mendukung hal tersebut agar pelayanan administrasi untuk mahasiswa juga berjalan lancar.
“Inti dari pelayanan prima adalah merubah mindset kita, bahwa tidak ada pegawai atau PNS di Unila yang malas. Akan ada reward dan punishment nantinya.[] Andro