Nanang Trenggono di Mata Ayi Ahadiat: Akademisi Sejati, Solusi bagi Negeri

0
160

“Pak Nanang adalah akademisi sejati. Beliau menjalankan tridarma perguruan tinggi secara utuh dan penuh dedikasi.”

Demikian kesan mendalam yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., saat mengenang sosok almarhum Pak Nanang, seorang dosen dan pemikir yang telah menorehkan jejak panjang dalam dunia akademik dan pengabdian masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung.

Menurutnya, sebagai dosen, Pak Nanang dikenal sebagai pendidik yang tekun dan penuh perhatian. Ia tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing mahasiswa dari jenjang S-1, S-2, hingga S-3 dengan sepenuh hati. Banyak alumni yang kini telah sukses, tak lepas dari bimbingan dan ketelatenan beliau dalam mendampingi proses akademik mereka.

Di bidang penelitian, Pak Nanang adalah sosok yang produktif. Fokus utamanya pada ilmu politik membuahkan berbagai karya ilmiah yang tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Penelitiannya kerap menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan publik di tingkat lokal maupun nasional.

Komitmen Pak Nanang terhadap pengabdian masyarakat juga tak diragukan. Ia aktif menjalin hubungan dengan para pemangku kepentingan, terlibat langsung dalam proses regenerasi kepemimpinan di Provinsi Lampung.

Kiprahnya sebagai Ketua KPU dan tenaga ahli di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung menjadikannya sebagai sosok yang dihormati dan diandalkan dalam memberikan solusi serta nasihat strategis lintas generasi kepemimpinan, dari Gubernur, Wali Kota, hingga Bupati.

Di lingkungan Unila, khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Pak Nanang adalah figur panutan. Ia kerap menjadi rujukan dalam menyelesaikan berbagai persoalan institusi, memberikan masukan konstruktif kepada rektorat dan pimpinan fakultas. Karakternya yang visioner, transformatif, dan penuh semangat kolaboratif menjadikannya sebagai solution provider sejati.

“Pak Nanang adalah pribadi yang senang membantu, ringan tangan, dan selalu berpikir untuk kemajuan organisasi. Beliau telah memberikan contoh nyata bagi kita semua—dosen, pimpinan, dan mahasiswa,” ujar Pak Ayi.

Di akhir pernyataannya, Pak Ayi menyampaikan doa tulus, “Semoga Pak Nanang husnul khatimah dan segala amal baiknya diterima oleh Allah subhanahu wa taala”.