(Unila) : Penganugerahan Piala Hasri Ainun Habibie yang di gelar di PP Iptek Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta berlangsung meriah pada (19/12) lalu. Dua tim asal SMA Negeri 1 Kedondong, Pesawaran, Lampung mendapatkan Juara I kategori IPA dan IPS dalam ajang Olimpiade Online Nasional 2013 tersebut.
Acara yang diampu oleh anak mantan presiden B.J. Habibie ini mendaulat mahasiswa Universitas Lampung (Unila) sebagai pendamping tim. Sebelumnya, Unila yang diwakili oleh mahasiswa FKIP Kimia, Vina Oktavia telah ikut serta mengawasi jalannya babak final selama olimpiade berlangsung.
“Pengalungan mendali kepada para pemenang langsung diberikan oleh mantan presiden RI, B.J Habibie. Setiap tim yang terdiri dari 10 siswa SMA mendapatkan medali dari B.J Habibie. Selain itu, tim juga mendapatkan piala Hasri Ainun Habibie,” ungkap Vina dalam siaran persnya, Minggu (22/12) pagi.
Hadiah yang diberikan antara lain software senilai Rp28 juta, 1 buah laptop, dan 1 buah telepon pintar. Kesempatan foto bersama mantan presiden RI ini juga tak disia-siakan pada pemenang.
Dalam sambutannya, Habibie sangat mengapresiasi prestasi para pemenang. Menurutnya, internet sehat perlu dibudayakan untuk anak-anak Indonesia. Selain itu, ia juga menghimbau agar anak-anak Indonesia tak pernah berhenti belajar. Menurutnya, struktur otak semua orang di dunia selalu sama. Oleh karena itu, anak-anak Indonesia juga harus menjadi anak pintar seperti anak-anak Jepang atau Jerman.
“Olimpide Online nasional 2013 merupakan kali pertama diselenggarakan oleh Majalah Orbit dan Geschool. Kedua lembaga ini aktif memelopori produk pembelajaran interaktif bagi siswa di Indonesia,” terus Vina.
Setiap siswa dapat belajar menggunakan perangkat komputer denga software tiga dimensi yang lebih interaktif dan canggih. Penggunaan sistem belajar ini juga sekaligus mendidik Indonesia agar tidak gagap teknologi. Sebelumnya, olimpiade ini diikuti oleh lebih dari 150 tim dari seluruh Indonesia.
Seleksi tim mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. 10 tim terbaik dari masing-masing tingkat SD, SMP, dan SMA berhak mengikuti babak final. Setelah itu, dipilih tiga terbaik dari 10 tim yang berhasil masuk final.
Tim yang mendapatkan juara 1 dari tingkat SD, SMP, dan SMA mendapatkan akomodasi ke Jakarta. Mereka juga diberikan kesempatan berkeliling Taman Mini Indonesia Indah setelah kegiatan berlangsung.[] Andro