(Unila): Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) periode tahun 2026 menghadirkan inovasi program kerja NAVIGASI (Niaga Visual, Digitalisasi, dan Pemetaan Strategis Investasi) untuk mendukung UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital di Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, pada tanggal 16 dan 20 Januari 2026.
Program NAVIGASI merupakan program KKN Universitas Lampung di Desa Sinar Rejeki yang bertujuan mendukung pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Tujuan program NAVIGASI ini yaitu untuk meningkatkan visibilitas, daya saing, dan kemudahan akses UMKM desa melalui digitalisasi lokasi, sistem pembayaran, dan branding usaha.
Hadirnya inovasi ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan teknologi digital dalam pendataan dan promosi usaha di Desa Sinar Rejeki. Padahal, digitalisasi lokasi melalui Google Maps dapat mempermudah pelaku UMKM dalam memperkenalkan usaha mereka, sekaligus membantu pendatang baru yang berkunjung untuk menemukan lokasi usaha, tempat ibadah, serta fasilitas umum yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah.
Program ini dilakukan dengan pendekatan kepada masyarakat dengan rangkaian kegiatan meliputi pendataan UMKM dan pendaftaran lokasi usaha ke Google Maps, pelaksanaan sosialisasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta pemilihan beberapa UMKM yang akan diberikan bantuan pemasangan banner sebagai bentuk dukungan branding usaha.
Hingga saat ini, program NAVIGASI berhasil dilaksanakan di sembilan dusun yang ada di Desa Sinar Rejeki, meliputi Dusun Sukamaju A, Sukamaju B, Sukamaju C, Tri Reko, Beringin Jaya, Sumber Bakti A, Sumber Bakti B, Srimulti, dan Pelita Jaya. Tercatat sebanyak enam belas tempat usaha dalam proses pendaftaran, dan delapan usaha di antaranya telah berhasil disetujui dan dapat diakses melalui Google Maps.
Program NAVIGASI KKN Unila ini mendapat respons positif dan antusias dari masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Program ini dinilai efektif membantu promosi usaha serta memudahkan konsumen dalam menemukan lokasi usaha, serta pengenalan inovasi usaha berbasis digital. Hal ini menjadi penting karena Desa Sinar Rejeki masih mengandalkan promosi secara konvensional.
Pemerintah desa dan pelaku UMKM berharap agar program NAVIGASI dapat berlanjut dan dikembangkan agar digitalisasi UMKM di Desa Sinar Rejeki semakin merata dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Desa Sinar Rejeki. [Magang_Nurma Safira]


