Mahasiswa KKN Gelar Festival UMKM, Dorong Perekonomian Lokal di Sukabumi Indah

0
59

(Unila): Upaya penguatan ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Di Kelurahan Sukabumi Indah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sukabumi Indah Kelompok 1 dan 2 Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi menginisiasi kegiatan bertajuk “Festival UMKM” sebagai bentuk dukungan terhadap promosi dan pemasaran produk lokal.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, di Lapangan sebelah Masjid As Salam, Lingkungan 3 Karunia Indah.

Festival UMKM dilatarbelakangi keterbatasan promosi dan pemasaran yang selama ini dihadapi pelaku UMKM di Kelurahan Sukabumi Indah. Banyak pelaku usaha lokal memiliki produk berkualitas, namun belum memiliki wadah untuk memperkenalkan produknya secara luas kepada masyarakat.

Selain itu, diperlukan kegiatan yang mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung produk lokal serta menggerakkan perekonomian desa secara kolektif.

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM agar produk mereka semakin dikenal. Melalui festival ini, pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan penjualan, memperluas jaringan konsumen, serta memperoleh pengalaman langsung dalam memasarkan produk secara terbuka kepada masyarakat.

UMKM yang terlibat dalam festival ini didominasi usaha kuliner dan olahan rumahan, seperti makanan ringan, jajanan tradisional, serta produk makanan siap saji. Mayoritas peserta merupakan ibu-ibu yang tergabung dalam PKK Kelurahan Sukabumi Indah. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa peran perempuan sangat signifikan dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan lingkungan sekitar.

Penyelenggaraan Festival UMKM melibatkan mahasiswa KKN sebagai panitia pelaksana, pemerintah kelurahan sebagai pendukung kegiatan, ibu-ibu PKK sebagai mitra utama, pelaku UMKM lokal sebagai peserta bazar, serta masyarakat setempat sebagai pengunjung dan konsumen.

Koordinasi dilakukan melalui pertemuan dan komunikasi intensif antara mahasiswa KKN, pihak kelurahan, dan PKK. Mahasiswa KKN bertanggung jawab dalam perencanaan teknis kegiatan, pendataan pelaku UMKM, serta pengaturan pelaksanaan acara, sementara pihak kelurahan dan PKK membantu mobilisasi peserta dan sosialisasi kegiatan.

Selain pameran dan bazar produk UMKM, festival ini juga diramaikan dengan senam bersama, lomba untuk anak-anak dan orang dewasa, serta pembagian doorprize. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menarik minat masyarakat sekaligus menciptakan suasana yang meriah dan interaktif, sehingga partisipasi warga semakin meningkat.

Sebelum pelaksanaan festival, mahasiswa KKN juga memberikan pembekalan kepada para pelaku UMKM terkait teknis pelaksanaan kegiatan. Tidak hanya itu, tim KKN turut memberikan pelatihan digitalisasi UMKM, seperti pembuatan QRIS, pembuatan logo usaha, serta pendaftaran lokasi usaha di Google Maps.

Langkah ini bertujuan membantu pelaku usaha agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memperluas jangkauan pemasaran secara digital. Manfaat langsung yang dirasakan pelaku UMKM dari kegiatan ini antara lain meningkatnya penjualan produk, bertambahnya jumlah konsumen, serta meningkatnya kepercayaan diri dalam memasarkan produk.

Festival ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan produk kepada konsumen baru secara langsung. Respons masyarakat terhadap penyelenggaraan Festival UMKM sangat positif.

Hal ini terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir, partisipasi aktif dalam kegiatan senam dan lomba, serta tingginya minat masyarakat untuk membeli produk yang ditawarkan. Antusiasme ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap produk lokal dapat tumbuh ketika tersedia ruang interaksi antara pelaku usaha dan konsumen.

Tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan festival meliputi keterbatasan waktu persiapan dan minimnya anggaran. Namun, tim KKN mengatasinya dengan memaksimalkan fasilitas yang tersedia serta menjalin kerja sama yang solid dengan pihak kelurahan dan PKK.

Festival UMKM ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dan berkelanjutan di Kelurahan Sukabumi Indah. Melalui kegiatan yang konsisten, pelaku UMKM akan memiliki wadah promosi yang berkesinambungan serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Harapannya, Festival UMKM ini dapat memberikan dampak jangka panjang berupa berkembangnya UMKM lokal dan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk terus mendukung produk lokal sebagai bagian dari penguatan perekonomian desa. Semoga ilmu yang telah dibagikan oleh tim KKN juga dapat bermanfaat ke depannya bagi Kelurahan Sukabumi Indah,” pesan tim KKN. [Magang_Shalu Munadiyan]