Kemdikbud Sosialisasikan Akselerasi KLN

0
1324
bapsik
Akselerasi kerja sama bilateral, multirateral, dan regional bidang pendidikan dan kebudayaan, Jumat (21/2).

(Unila) : Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengadakan Akselerasi Kerja Sama Bilateral, Multilateral, dan Regional Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (21/2). Universitas Lampung (Unila), khususnya Biro Administrasi Perencanaan Sistem Informasi dan Kerja Sama (BAPSIK) Bagian Kerja Sama, menjadi peserta pada kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman prosedur dan aturan yang berlaku berkaitan dengan pengurusan dokumen perjalanan dinas luar negeri ini.

Kepala Subbagian Amerika dan Eropa Bagian Kerja Sama Luar Negeri Medi Arintoko, selaku salah satu narasumber mengatakan, implementasi peningkatan kerja sama antarlembaga di dalam dan di luar negeri kadang kala tidak diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia (SDM) pelaksana kerja sama tersebut. Akibatnya kerja sama menjadi tidak efektif.

Kendala yang muncul terutama dalam hal pemahaman peraturan-peraturan dan prosedur atau tata cara melaksanakan hal-hal yang bersifat teknis.

Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN)  Kemdikbud adalah salah satu institusi yang bertanggung jawab terhadap kerja sama luar negeri di bidang pendidikan dan kebudayaan. Institusi ini telah melaksanakan berbagai upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) antara lain meningkatkan kemampuan SDM dalam hal rintisan dan implementasi kerja sama luar negeri di bidang pendidikan.

Di dalamnya diperlukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, unit-unit utama di lingkungan Kemdikbud, dan institusi pendidikan lainnya.

“Untuk itu Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemdikbud, mengadakan kegiatan akselerasi ini. Tujuannya mengakselerasikan pemahaman tentang prosedur dan aturan yang berlaku berkaitan dengan pengurusan dokumen perjalanan dinas luar negeri. Serta mengetahui pemrosesan izin belajar bagi tenaga asing yang akan belajar dan bekerja di Indonesia, sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi hambatan atau kesalahpahaman,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Di sisi lain, lanjut dia, peserta juga akan lebih mengerti tentang prosedur pengurusan dokumen dalam rangka memberangkatkan siswa ke luar negeri serta bagaimana memperoleh beasiswa luar negeri. Materi dalam pelaksanaan kegiatan ini berisi tentang beberapa kerja sama yang telah difasilitasi/dikoordinasikan oleh BPKLN, Kemdikbud, baik dalam bentuk kerja sama U-to-U maupun G-to-G yang mengacu pada rencana strategis (renstra) Kemdikbud. Demikian pula peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan oleh institusi pendidikan Indonesia dalam bentuk beasiswa, pertukaran pelajar dan mahasiswa, pertukaran tenaga pengajar, serta penelitian.

Materi lainnya juga membahas soal persyaratan dan prosedur perizinan tenaga kerja asing, tata cara perjalanan dinas luar negeri, juga aturan dan prosedur memperoleh beasiswa dan pengurusan perjalanan dinas luar negeri.

Akselerasi Kerja Sama ini diadakan di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung. Peserta terdiri dari perguruan tinggi termasuk salah satunya Universitas Lampung, dinas pendidikan, dan institusi pendidikan di Lampung.

Bertindak sebagai narasumber Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Ditjen Pendidikan Tinggi, Kemdikbud, serta Lembaga Penyelenggara Dana Pendidikan, Kementerian Keuangan.[] Inay