Hari Keempat, KRTI Helat Lomba Divisi RP

0
1183

(Unila): Penyelenggaraan kontes tahunan, Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2020 memasuki cabang lomba terakhir yakni Visitasi Pit Stop untuk divisi Racing Plane (RP), Selasa (27/10/2020).

Visitasi Pit Spot dilakukan pada 35 tim yang berhasil melaju ke babak final melalui daring via Zoom dan disiarkan langsung melalui kanal resmi KRTI di Youtube. Visitasi divisi RP dimulai pukul sembilan pagi dan berlangsung dalam tiga sesi hingga pukul lima sore.

Pada divisi ini, setiap tim harus membuat pesawat dan melakukan take-off menggunakan launcher. Tipe dan konstruksi launcher yang dibuat harus mengikuti ketentuan yang dibuat panitia. Selain melakukan misi take off, pesawat harus melakukan penerbangan dengan lintasan berbentuk angka delapan.

Sebelum mengikuti perlombaan, tim diwajibkan mengirim dokumentasi berupa video, laporan teknis, dan data penerbangan. Pada saat Visitasi Pit Spot dilakukan, video demo akan ditampilkan dan tiap tim memberikan presentasi laporan teknis selama empat menit.

Kepala Program Kerja (Keproja) Dikti Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud RI Yas Ahmad Adha, S.T., saat diwawancarai menyampaikan apresiasinya kepada pihak panitia dan peserta KRTI 2020.

Dirinya yang hadir langsung ke Bandarlampung memantau pelaksanaan lomba menyatakan, pelaksanaan lomba KRTI 2020 sudah sangat baik dan Unila sebagai penyelenggara juga sudah sangat baik.

Pendaftaran KRTI 2020 mengalami lonjakan luar biasa. Hal itu menunjukkan kondisi pandemi tidak menjadi halangan bagi mahasiswa untuk berkarya. Bahkan penyelenggaraan secara daring justru memunculkan banyak hal yang luar biasa.

Salah satunya adalah membuka kesempatan lebih luas bagi seluruh mahasiswa Indonesia dari wilayah barat hingga timur untuk dapat berpartisipasi tanpa khawatir kendala jarak dan biaya.

Kendati demikian, penyelenggaraan KRTI 2020 secara daring ini akan tetap dievaluasi. Kemudian penyelenggaraan tahun depan disesuaikan dengan kondisi dan mengacu pada hasil evaluasi kegiatan sebelumnya.

Untuk para mahasiswa yang ingin berkompetisi baik di kompetisi tahunan ini maupun kompetisi lain, Yas berpesan agar tetap menjaga semangat dan tidak menyerah mengembangkan kreativitas dalam setiap keadaan.

“Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti sebuah kompetisi harus tetap semangat, punya kreativitas tinggi, attitude yang baik, menolak untuk menyerah dan jujur itu juara seperti tagline kita di Pusat Prestasi Nasional,” tuturnya. [Humas/Angel]