FKIP Gelar LCT IPS dalam Rangka Dies Natalis Unila, Wadah Lahirkan Generasi Cerdas dan Kompetitif

(Unila): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Lomba Cerdas Tangkas (LCT) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ke-17 dalam rangkaian Dies Natalis ke-61 Unila. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Aula Gedung K FKIP Unila, Selasa, 1 September 2026.

Kegiatan LCT IPS ke-17 ini menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan akademik, memperluas wawasan, serta membangun semangat kompetisi yang sehat. Tahun ini, kompetisi diikuti oleh 29 tim dari berbagai SMA dan MAN di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung, antara lain Bandar Lampung, Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi sekaligus Ketua Dies Natalis ke-61 Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., serta Dekan FKIP Unila Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., beserta jajaran.

Turut hadir jajaran Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), koordinator program studi, para juri, dosen, guru pendamping, siswa, serta mahasiswa yang tergabung dalam kepanitiaan dari Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Sejarah, dan Pendidikan Geografi.

Ketua Pelaksana dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam LCT IPS ke-17 serta memberikan apresiasi kepada segenap panitia yang telah mempersiapkan kegiatan hingga dapat terlaksana.

“Pembukaan LCT IPS Universitas Lampung Tahun 2026 mengusung tema ‘Menumbuhkan Generasi Cerdas, Kompetitif, dan Berdampak melalui Pendidikan IPS’, semoga berjalan dengan lancar dan semangat semuanya,” ujarnya.

Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut. Menurutnya, LCT IPS tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi peserta didik untuk memperkaya pengalaman dan portofolio akademik, baik bagi individu maupun sekolah asal.

Ia turut mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan kegiatan hingga mencapai puncak pelaksanaan. Melalui kegiatan tersebut, FKIP Unila terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas, kompetitif, dan mampu berkembang melalui pengalaman akademik yang positif.

Sementara itu, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., menekankan bahwa pendidikan IPS tidak hanya berkaitan dengan pemahaman konsep, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengasah wawasan, karakter, dan kecerdasan peserta didik.

Menurutnya, melalui kompetisi seperti LCT, peserta didik dilatih untuk berpikir kritis, analitis, dan cepat dalam mengambil keputusan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan kolaborasi dan interaksi sosial.

“Ini adalah momen besar bagi pihak-pihak yang terlibat, baik peserta maupun penyelenggara. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri, kolaborasi, dan interaksi sosial,” ujarnya.

Ia berharap LCT IPS dapat menjadi bagian dari upaya menumbuhkan generasi muda yang cerdas, kompetitif, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Selamat mengikuti kegiatan ini. Junjung tinggi sportivitas, semoga kegiatan berjalan lancar dan seluruh peserta dapat memberikan kontribusi terbaik. Mari bersama-sama meningkatkan kreativitas dan kolaborasi,” katanya.

Setelah menyampaikan sambutan, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. secara resmi membuka LCT IPS ke-17 dalam rangka Dies Natalis ke-61 Unila.

Dengan semangat sportivitas dan antusiasme peserta yang memenuhi Aula Gedung K FKIP Unila, LCT IPS ke-17 diharapkan tidak hanya menjadi arena adu ketangkasan dalam menjawab pertanyaan, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan untuk memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, serta mempererat kolaborasi antarpelajar.

Melalui kompetisi ini, FKIP Unila kembali menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membuktikan bahwa belajar IPS dapat berlangsung secara kompetitif, interaktif, dan penuh semangat. [Magang_Asnia Sundari]