FKIP Gelar Kuliah Umum Pembelajaran Berorientasi Pembangunan untuk Mahasiswa Pascasarjana

0
466

(Unila): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Pembelajaran Berorientasi Pembangunan” yang ditujukan untuk mahasiswa Program Magister (S-2) dan Doktor (S-3).

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 10 Desember 2024, di Aula A FKIP Unila ini dihadiri para pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed., Direktur Sumber Daya Kemendikbudristek, sebagai narasumber utama.

Hadir pula Dekan Prof. Dr. Sunyono, M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Dr. Riswandi, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Hermi yanzi, S.Pd., M.Pd., para ketua program studi, dosen, serta mahasiswa S-2 dan S-3 FKIP Unila.

Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa terkait pembelajaran berbasis pembangunan.

Konsep ini menekankan pentingnya pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan bangsa.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Prof. Sunyono yang menekankan pentingnya peran FKIP dalam melahirkan generasi pendidik dan peneliti yang mampu berkontribusi pada pembangunan nasional.

“Kuliah umum ini merupakan wujud komitmen FKIP untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, tema pembelajaran berorientasi pembangunan sangat relevan dengan visi FKIP Unila sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia berkualitas di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Mohammad Sofwan Effendi. Dalam presentasinya, ia menjelaskan, pembelajaran berorientasi pembangunan adalah pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan kebutuhan pembangunan nasional ke dalam proses belajar-mengajar.

“Pendidikan tinggi harus menjadi motor penggerak pembangunan. Melalui pembelajaran yang berbasis pembangunan, kita dapat mencetak lulusan yang mampu menjawab tantangan zaman, menciptakan inovasi, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai bidang,” jelasnya.

Selain itu, Dr. Sofwan memberikan contoh sukses dari universitas lain yang berhasil mengimplementasikan konsep ini, serta bagaimana FKIP Unila dapat mengambil peran strategis mendukung pembangunan di Provinsi Lampung dan sekitarnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari para mahasiswa, dosen, serta para ketua program studi S-2 dan S-3.

Mahasiswa S-3 FKIP Unila, dalam sesi tanya jawab, menanyakan bagaimana cara mengintegrasikan konsep pembangunan ke dalam disertasi mereka.

Narasumber memberikan jawaban yang komprehensif, termasuk tips pemilihan topik penelitian yang relevan dengan isu-isu pembangunan di Indonesia.

Salah satu dosen FKIP juga bertanya mengenai tantangan utama dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis pembangunan di tingkat lokal. Dr. Sofwan menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mengatasi berbagai kendala.

Sebagai bentuk penghargaan, FKIP Unila memberikan cenderamata kepada narasumber. Prof. Sunyono secara langsung menyerahkan sertifikat, selendang tapis khas Lampung, dan plakat penghargaan kepada Dr. Mohammad Sofwan Effendi.

Acara ditutup dengan harapan dari Dekan FKIP agar mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.

“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata FKIP Unila dalam mendukung visi pendidikan nasional. Kami berharap, melalui kuliah umum ini, mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru yang berguna bagi studi dan kontribusi mereka di masyarakat,” pungkas Prof. Sunyono.

Kuliah umum ini berhasil memberikan perspektif baru bagi mahasiswa S-2 dan S-3 FKIP Unila mengenai pentingnya peran pendidikan dalam mendukung pembangunan, sekaligus memperkuat peran FKIP Unila sebagai institusi yang proaktif dalam mempersiapkan generasi unggul di era globalisasi. [Rilis]