(Unila): Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), Zebua Trizga Ramadhona, berhasil meraih juara dua cabang lomba Baca Puisi pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Lampung (Peksimila) 2025.
Prestasi yang diraih Zebua mencerminkan perannya sebagai duta baca Komunitas Baca Perpustakaan Unila. Melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan literasi, Zebua turut menjadi representasi mahasiswa yang konsisten menghidupkan budaya baca, diskusi sastra, dan apresiasi karya sastra di lingkungan akademik Unila.
Zebua Trizga Ramadhona dalam penampilannya membawakan puisi berjudul “Mendambakan Lupa” karya Helvy Tiana Rosa. Puisi tersebut dipilih karena dinilai memiliki kecocokan dengan karakter pembacaannya, sehingga memungkinkan penguasaan ciri khas dalam penyampaian puisi di atas panggung.
Proses persiapan dilakukan secara intensif dan terstruktur, meliputi pendalaman makna puisi, latihan vokal, pengolahan ekspresi, serta penguasaan gestur dan intonasi. Persiapan tersebut juga dilengkapi dengan evaluasi mandiri serta masukan dari dosen pembimbing dan rekan sejawat guna memaksimalkan penampilan saat kompetisi.
Tantangan utama yang dihadapi dalam ajang ini adalah menjaga konsentrasi dan penguasaan emosi di atas panggung. Tekanan kompetisi dan ekspektasi tinggi menuntut ketenangan agar pesan puisi dapat tersampaikan secara utuh kepada penonton dan dewan juri.
“Keberhasilan meraih Juara 2 dalam ajang Peksimila 2025 merupakan hasil dari kerja keras, proses panjang, serta dukungan dari berbagai pihak. Pencapaian ini tidak terlepas dari peran besar Komunitas Baca yang selama ini menjadi ruang belajar, berdiskusi, dan berlatih secara konsisten.
Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan diri di bidang seni dan sastra, khususnya,” ujar Zebua saat diwawancara via Whatsapp, Kamis, 25 Desember 2025.
Selain sebagai ajang kompetisi, Peksimila 2025 menjadi ruang pertemuan dan pertukaran pengalaman antarmahasiswa dari berbagai fakultas yang memiliki minat di bidang seni. Pengalaman tersebut memperluas jejaring sekaligus memperkaya wawasan dalam dunia sastra.
Zebua berharap dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Lampung untuk terus berani mencoba, berproses, dan mengembangkan potensi diri. Peksimila menjadi wadah strategis untuk mengekspresikan kecintaan terhadap seni dan sastra, sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan kampus. [Magang_Shalu Munadiyan]

