
(Unila) : Teori peran mahasiswa sebagai agen perubah, kontrol sosial, dan penerus bangsa ini tak akan berguna jika tidak dibarengi dengan aksi nyata. Semua teori yang didapatkan selama manjalani kehidupan sebagai mahasiswa tersebut tidaklah menimbulkan perubahan di masyarakat, jika hanya dibahas hingga berbusa-busa di ruang kuliah saja.
Mahasiswa yang mengaplikasikan ilmu dan kepeduliannya pada masyarakatlah yang bisa disebut sebagai mahasiswa yang berhasil. Mahasiswa memang sejatinya haruslah berguna bagi kehidupan bermasyarakat, apalagi masyarakat yang membutuhkan di sekitarnya.
Aksi anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (BEM FISIP Unila) inilah yang berhasil membumikan teori kepedulian mahasiswa pada sesama yang membutuhkan. Mereka melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu anak-anak di panti asuhan yang memang sangat membutuhkan banyak uluran tangan.
Salah satu panti asuhan yang dipilih adalah Panti Asuhan Mahmudah, di Kemiling, Bandarlampung. “Anggota BEM FISIP Unila sekarang sedang menyebar untuk menggalang bantuan dana untuk anak-anak di panti asuhan yang memang sangat butuh bantuan ini,” ungkap Chandra, salah satu anggota BEM FISIP, Rabu (27/11).
Penggalangan dana tidak hanya dilakukan di kampus saja, namun juga di beberapa lokasi strategis lainnya di sekitar kampus hijau, seperti perempatan jalan masuk Unila. “Kami ikhlas melakukan aksi sosial ini, apalagi mahasiswa memang harus menjadi pribadi yang berguna bagi manusia yang lain,” tutur Chandra.
Sejumlah uang sudah terkumpul, namun pihak BEM FISIP belum mengkalkulasi keseluruhan. “Intinya, aksi BEM FISIP Peduli ini akan terus dilakukan, selama upaya kami ini bisa membantu masyarakat,” pungkas Chandra.[] Andro