(Unila): AIESEC in Unila menginspirasi generasi muda Lampung melalui program Food Heroes, hasil kolaborasi dengan Electrolux Food Foundation, AIESEC, dan World Association of Chefs’ Societies.
Kegiatan berdurasi 60 menit ini menjadi wadah edukasi untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pengelolaan dan konsumsi pangan sejak dini, yang dilaksanakan pada Jumat, 28 November 2025, di Sekolah Dasar Al-Kautsar, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan dimulai dari pukul 08:30 wib hingga 09:30 wib, dengan melibatkan 10 fasilitator yang sudah tersertifikasi untuk menjelaskan materi yang memuat Sustainable Development Goal (SDG) 12 (pola konsumsi berkelanjutan kepada 150 siswa/i kelas 6 Sekolah Dasar Al-Kautsar Kota Bandar Lampung.
Acara dimulai dengan pembukaan singkat, yang kemudian dilanjut dengan pemaparan materi mengenai konsep food heroes dan tantangan sistem pangan modern yang memicu peningkatan dari food waste.
Lalu peserta diajak berdiskusi mengenai kebiasaan konsumsi harian mereka, serta menemukan langkah-langkah kecil yang berdampak besar untuk mengurangi sampah makanan harian dengan didampingi para fasilitator.
Selain mendengarkan materi dan berdiskusi, peserta juga diajak untuk maju ke depan dan menggambar langsung sarapan mereka di hari itu dan mempresentasikan bagaimana cara mengkonsumsi yang lebih bijak dari makanan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan semangat peserta untuk menjadi agen perubahan, membangun kebiasaan yang lebih sadar, dan membentuk pola konsumsi makanan yang bertanggungjawab.
Acara ini menjadi ajang peningkatan kesadaran bagi para generasi muda akan masalah serius mengenai sisa makanan dan hasil yang ditimbulkan dari meningkatnya volume sampah sisa makanan serta emisi yang dihasilkan.
Tidak hanya memberikan wawasan, Food Heroes juga menjadi pemantik semangat bahwa setiap anak muda dapat menjadi pahlawan pangan dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme para siswa Sekolah Dasar Al-Kautsar terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.
Mereka dengan penuh semangat mengungkapkan sosok “Food Hero” versi mereka sebagai upaya mengurangi sisa sampah makanan. Salah satu siswa bahkan menyampaikan, “Aku akan menjadi Hero Electrolux dengan mengonsumsi lebih banyak sayuran.”
Salah satu fasilitator menggambarkan bagaimana kegembiraan dan semangat siswa selama kegiatan berlangsung
“Dari awal kegiatan, suasananya sudah kerasa hidup. Siswa-siswinya kelihatan excited banget, aktif dengerin presentasi, dan antusias pas masuk ke sesi call to action. Waktu mereka mulai gambar, hasilnya keren-keren dan penuh ide. Di akhir acara, momen yang paling berkesan itu pas mereka menuangkan janji versi mereka sendiri lewat gambar, janji untuk lebih bijak dalam mengkonsumsi makanan kedepannya,” ungkap Najwa Raqiqa Sabrina, Fasilitator Food Heroes.
Asyh Puja Asyifa sebagai fasilitator lainnya juga menyampaikan keseruan selama berjalannya acara berlangsung
“Jadi fasilitator Food Heroes kemarin bener-bener asik banget, apalagi aku juga jadi MC bareng temen-temen yang lain dimana mereka seru banget jelasin ke temen-temen SD. Dari awal aku udah excited banget sama kegiatan ini, bisa ketemu anak-anak dan mengajar mereka langsung. Siswa-siswinya juga aktif banget, banyak bertanya, dan pas bagian gambar mereka jadi makin semangat. Harapannya, materi Food Heroes yang kita kasih bisa mereka tangkap dengan cara yang fun. Ini bakal jadi pengalaman yang ngangenin kalo diinget-inget lagi,” tuturnya.
Kolaborasi ini menjadi sarana dalam memantik ilmu bagi generasi muda di Lampung untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam mengurangi sisa sampah makanan. Melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, generasi muda diharapkan berperan sebagai agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
AIESEC in Unila mengajak seluruh generasi muda untuk mulai mengambil peran hari ini. Mulai dari kebiasaan sederhana dalam konsumsi makanan, hingga berkontribusi dalam inisiatif berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik. [Magang_Shalu Munadiyan]

