Rektor Bedah Perkembangan Ilmu Geoteknik dan Strategi Riset Magister

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) yang juga merupakan Guru Besar Bidang Ilmu Geoteknik, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengenalan Sistem Akademik Program Pascasarjana (PSAP) Program Studi Magister Teknik Sipil Unila, di Aula Dekanat FT Unila, pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

​Dalam paparannya bertajuk “Geoteknik dan Perkembangannya”, Prof. Lusi menekankan bahwa bidang ilmu geoteknik memegang peranan krusial sebagai jembatan antara karakteristik kebumian dan dunia rekayasa teknik sipil.

Pemahaman geologi teknik yang komprehensif menjadi syarat mutlak agar setiap intervensi manusia terhadap alam, khususnya pembangunan infrastruktur, dapat berjalan kokoh, efisien, aman, dan berkelanjutan tanpa menimbulkan risiko kegagalan struktural.

​Prof. Lusi juga menguraikan peta jalan (roadmap) pembelajaran serta perbedaan mendasar antara studi sarjana (S-1) dan magister (S-2). Pada jenjang magister, mahasiswa tidak lagi sekadar menghitung formula dasar, melainkan dilatih untuk menginterpretasikan data, memodelkan, menganalisis risiko ketidakpastian lapangan, hingga mengambil keputusan teknik yang terukur dan reliable.

​Lebih lanjut, Rektor memberikan arahan strategis terkait penentuan topik penelitian tesis yang aplikatif dan memiliki kebaruan (novelty). ​Sebagai penutup sesi pemaparan, Prof. Lusi memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa baru program magister untuk menjaga komitmen dan konsistensi akademik demi mendukung program Kelulusan Tepat Waktu.

​“Pendidikan magister bukan tentang siapa yang paling cepat memulai, melainkan siapa yang konsisten menyelesaikan. Mulailah riset tesis sejak dini, selesaikan secara bertahap, dan jangan biarkan keinginan akan kesempurnaan justru mengalahkan kemajuan proses belajar,” ujarnya.

​Melalui kegiatan PSAP ini, Fakultas Teknik Unila berkomitmen untuk terus membekali mahasiswa pascasarjana dengan wawasan keilmuan yang mutakhir, guna mendorong lahirnya inovasi dan publikasi ilmiah bereputasi internasional yang menjawab tantangan infrastruktur nasional [Daffa Alsa]