


(Unila): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., mendorong mahasiswa Universitas Lampung (Unila) untuk mengembangkan kompetensi dan karakter selama menempuh pendidikan sebagai bekal menjadi sumber daya manusia (SDM) yang mampu memberikan dampak bagi pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Rahmat pada rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unila tahun 2026 dengan materi bertema “Dari Kampus untuk Lampung: Mahasiswa Berdampak bagi Daerah”.
Dalam paparannya, Gubernur menyampaikan, kampus merupakan ruang bagi mahasiswa untuk bertumbuh, mengembangkan pengetahuan, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai persoalan di masyarakat. Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan perlu diwujudkan melalui gagasan, pelayanan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam (SDA), tetapi juga oleh kualitas SDM yang mampu mengelola dan mengoptimalkan potensi tersebut.
“Tidak ada hubungan kekayaan suatu daerah dengan kemajuan dan kemakmuran daerah itu. Kualitas SDM yang baik akan membuat daerah itu maju. Kuncinya satu, SDM,” katanya.
Menurut Rahmat, pengelolaan potensi SDA perlu dilakukan melalui peningkatan kapasitas SDM, salah satunya dengan mendorong hilirisasi agar sumber daya yang dimiliki Lampung dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran dalam mempersiapkan SDM yang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola potensi tersebut.
Rahmat juga menyoroti bonus demografi yang dimiliki Lampung dan Indonesia sebagai peluang untuk memperkuat pembangunan. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas generasi muda, terutama dalam menghadapi target Indonesia Emas 2045.
Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat. Rahmat mendorong penguatan kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung dan Unila melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa-desa, khususnya untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
Melalui materi tersebut, Rahmat mengajak mahasiswa Unila memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun kompetensi, karakter, dan kemampuan berinovasi. Bekal tersebut diharapkan dapat membentuk generasi yang mampu mengelola potensi Lampung sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah. [Magang_Yeshicha Indah Cahyani]




