Unila Gelar Pembinaan Pra-Kuliah serta Sosialisasi Beasiswa bagi Calon Maba Pesisir Barat

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menggelar kegiatan pembinaan pra-kuliah calon mahasiswa baru (maba) Unila dan sosialisasi beasiswa perguruan tinggi, di SMAN 1 Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan dihadiri langsung Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., serta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila, Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd.

Turut hadir Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah, Bapak Rodi Satria, S.Pd., M.Pd., para guru, serta 68 calon maba Unila dari wilayah Pesisir Barat. Para calon mahasiswa yang hadir merupakan peserta yang telah dinyatakan diterima melalui jalur SNBP, SNBT, SMM-PTN Barat, Simanila, serta jalur afirmasi PMPAP, di mana 23 di antaranya merupakan calon mahasiswa penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Dalam sambutannya selaku tuan rumah, Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah, Rodi Satria menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian Unila terhadap peningkatan mutu pendidikan di Pesisir Barat.

Ia mengungkapkan, minat para siswa di daerah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah sangat tertolong oleh adanya berbagai skema beasiswa, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta Jalur Afirmasi Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP) yang disediakan Unila.

Sementara itu, Prof. Suripto Dwi Yuwono menyampaikan, Unila memiliki program “Unila Memanggil”. Melalui program ini, Unila mengimbau dan mengharapkan seluruh calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dari berbagai jalur seleksi—baik SNBP, SNBT, SMM-PTN Barat, Simanila, maupun PMPAP, untuk tidak ragu melakukan registrasi/daftar ulang.

Prof. Suripto menegaskan, faktor finansial tidak boleh menjadi penghalang untuk mengenyam pendidikan tinggi, karena Unila menyediakan berbagai macam skema beasiswa yang siap membantu meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa.

Ia juga menekankan, proses belajar mengajar di perguruan tinggi sangat berbeda dengan masa sekolah di SMA. Agar lulus tepat waktu dalam kurun 4 tahun, mahasiswa dituntut untuk belajar mandiri dengan kesadaran penuh, mengenali dosen pembimbing, serta rajin berdiskusi.

“Calon mahasiswa harus mampu beradaptasi dan jangan sampai terbawa arus pergaulan negatif. Kesempatan baik ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk belajar dan melakukan kegiatan positif pendukung studi, terlebih iklim pergaulan di Bandar Lampung tentu berbeda dengan di Pesisir Barat,” tegas Prof. Suripto.

Ia pun mengingatkan pentingnya membangun jaringan (networking) sejak dini melalui keterlibatan aktif dalam organisasi kampus tanpa mengabaikan kewajiban akademik utama. Selain itu, Prof. Suripto memaparkan peluang program percepatan (fast track). Bagi mahasiswa semester enam dengan kualifikasi akademik yang baik, pada semester tujuh dan delapan sudah diperbolehkan mengambil materi pascasarjana, sehingga dapat meraih gelar S-1 dan S-2 dalam kurun waktu lima tahun.

Tidak hanya jalur beasiswa awal seperti KIP Kuliah dan PMPAP, Unila juga menyediakan beragam peluang beasiswa bagi mahasiswa yang sudah menempuh perkuliahan.

Bagi mahasiswa yang mempertahankan dan meningkatkan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) setelah menempuh semester awal, terdapat peluang untuk mengajukan program beasiswa kemitraan, salah satunya Beasiswa Bright Scholarship (BRILiaN) dari YBM BRILiaN yang memberikan dukungan pembiayaan, tunjangan hidup, hingga pembinaan karakter dan asrama.

Selain itu, mahasiswa juga dapat mengakses program Beasiswa Bank Indonesia (BI), Beasiswa Djarum Beasiswa Plus, Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE), Beasiswa Yayasan A&A Rachmat (PT Adaro), serta bantuan pembiayaan dari Pemerintah Daerah (Pemda).

Kegiatan ini pun menyisakan kesan positif bagi para peserta. Salah satu calon mahasiswa baru yang diterima di jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila asal SMAN 1 Pesisir Tengah, Aulia Amanda, mengaku sangat senang dan bersyukur atas digelarnya sosialisasi dan pembinaan ini.

“Saya merasa sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena memberikan kami wawasan mengenai dunia perkuliahan serta arahan penting bagi kami sebagai calon mahasiswa baru agar kelak bisa menjadi mahasiswa yang baik dan berprestasi,” ungkap Aulia.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Unila berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan kepastian bagi calon mahasiswa baru dari wilayah pesisir hingga pegunungan agar dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terhalang kendala finansial. [Imam Gunawan]