(Unila): Perpustakaan bukan hanya sekadar tempat buku, melainkan destinasi rekreasi dan kreativitas mahasiswa. Guna memaksimalkan fungsi tersebut, Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Lampung (Unila) menggandeng komunitas pencinta musik Korea, K-Popers Unila, untuk menggelar acara Random Play Dance (RPD).
Acara RPD diselenggarakan di pelataran gedung Perpustakaan Unila pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh 54 peserta yang berasal dari internal kampus, berbagai perguruan tinggi lain, serta masyarakat umum.Random Play Dance merupakan sebuah permainan di mana penggalan lagu-lagu K-Pop populer diputar secara acak, dan para peserta yang mengetahui koreografinya akan maju ke tengah area untuk menari bersama.
Perwakilan Komunitas K-Popers Unila, Isabel Aurelia P.W., mengatakan kegiatan ini dapat menjadi wadah ekspresi kreatif untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas, baik bagi mahasiswa Unila maupun para pencinta K-Pop di daerah Lampung.
“Kami juga mau menunjukkan kepada masyarakat bahwa selain untuk belajar, ternyata Perpustakaan Unila juga dapat menjadi tempat berlangsungnya acara-acara seperti random play dance dan kegiatan lainnya,” kata gadis yang akrab disapa Bell tersebut.
Ia berharap, K-Popers Unila dapat makin dikenal di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum, serta mampu menarik minat mahasiswa Unila untuk bergabung ke dalam komunitas.
Sementara itu, perwakilan Perpustakaan Unila, Angel, yang turut hadir dalam acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada pihak komunitas dan mengapresiasi antusiasme peserta yang telah memeriahkan acara.
Ia juga berharap kegiatan ini bisa membuka peluang kolaborasi antara perpustakaan dengan berbagai lembaga dan organisasi mahasiswa internal kampus lainnya di masa mendatang.“Perpustakaan Unila berharap mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas ini tidak hanya untuk kegiatan akademik saja, tetapi juga sebagai tempat mereka berkreasi dan melakukan kegiatan seni yang mereka sukai,” ujarnya. [Rilis]

