(Unila): Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.
Delvina Azizah berhasil menyabet Silver Medal (Medali Perak) dalam ajang Olimpiade Sains Pendidikan (OSP) 2026 tingkat Perguruan Tinggi, untuk bidang kompetisi Bahasa Indonesia yang diselenggarakan secara online serentak di seluruh Indonesia pada Munggu, 31 Mei 2026, lalu melalui aplikasi resmi puskasnas.id.
Delvina mengungkapkan, motivasi utamanya mengikuti kompetisi ini adalah keinginan yang kuat untuk mengembangkan potensi diri dan memperdalam pengetahuan di bidang Bahasa Indonesia. Bagi Delvia, kompetisi ini menjadi ajang pembuktian sekaligus sarana memuaskan rasa ingin tahunya yang tinggi terhadap aspek kebahasaan.
Namun, perjalanan menuju podium juara tentu tidak instan. Delvina harus melewati proses seleksi ketat dan rangkaian pengerjaan soal olimpiade dari awal hingga akhir sesuai jadwal yang ditentukan. Persiapan yang matang menjadi kunci utama keberhasilannya.
“Persiapan yang saya lakukan agar mendapat hasil optimal adalah mempelajari kembali materi, rutin mengerjakan latihan soal, serta yang tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan fisik dan mental,” ujar Delvina.
Mengenai materi ujian, Delvina menjelaskan aspek yang paling menentukan dalam kompetisi Bahasa Indonesia tingkat tinggi adalah kemampuan memahami dan menganalisis teks secara mendalam.
“Kemampuan ini menjadi dasar untuk menjawab berbagai jenis soal. Peserta dituntut untuk cepat menemukan informasi, mengidentifikasi gagasan utama, memahami makna tersirat, serta menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan suatu teks,” jelasnya.
Meraih prestasi nasional pada kompetisi pertama yang diikutinya mendatangkan rasa senang, haru, sekaligus bangga bagi Delvina. Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh keluarga serta teman-teman terdekatnya.
Bagi perjalanannya sebagai mahasiswa, medali perak ini menjadi bukti nyata bahwa ketekunan dan proses belajar yang konsisten akan membuahkan hasil positif. Prestasi ini juga memicu semangatnya untuk lebih aktif dalam kegiatan ilmiah dan kompetisi-kompetisi berikutnya.
Diakhir, Delvina berharap pencapaian ini dapat menumbuhkan budaya akademik yang positif sekaligus memotivasi rekan-rekan mahasiswa Unila lainnya untuk berani keluar dari zona nyaman.
“Jangan takut gagal, cobalah ikuti kompetisi yang sesuai dengan minat kalian karena yang terpenting adalah proses belajar dan keberanian untuk terus berkembang,” ujarnya. [Magang_Nurma Safira]

