(Unila): Tiga mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Kimia Universitas Lampung (Unila), Fachri dan Amelia angkatan 2023 serta Nadira angkatan 2022, berhasil meraih prestasi dalam ajang Sustainable Manufacturing Paper Competition Industrial Experience (indX) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Andalas.

Kompetisi tersebut dilaksanakan secara hybrid. Tahap pendaftaran dan pengumpulan paper dilakukan secara online, kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan sesi tanya jawab bersama dewan juri secara offline pada babak final yang berlangsung di Convention Hall Universitas Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat.

Tim mulai mempersiapkan paper beberapa hari setelah studi kasus kompetisi dirilis pada awal Maret. Persiapan dilakukan dengan melakukan riset, mengumpulkan data pendukung, mempelajari berbagai jurnal internasional, serta menyusun analisis teknis dan ekonomi untuk menghasilkan solusi yang realistis dan dapat diterapkan pada kondisi industri yang sebenarnya.

Dalam kompetisi tersebut, tim membawakan paper berjudul “Roadmap for Increasing TSR to 16% at PT Semen Padang via AFR Substitution”. Paper tersebut membahas strategi peningkatan penggunaan Alternative Fuel and Raw Materials (AFR) di PT Semen Padang sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap batu bara dan menekan emisi karbon.

Melalui penelitian tersebut, tim menyusun roadmap peningkatan Thermal Substitution Rate (TSR) hingga mencapai 16 persen pada tahun 2030. Analisis dilakukan terhadap berbagai sumber AFR, seperti sekam padi, Refuse Derived Fuel (RDF), palm fiber, sawdust, hingga limbah industri berupa Spent Bleaching Earth (SBE).

Proses penyusunan paper dimulai dari identifikasi permasalahan yang dihadapi PT. Semen Padang terkait emisi karbon dan ketergantungan terhadap batu bara. Selanjutnya, tim melakukan studi literatur dari berbagai jurnal, laporan industri, serta data pendukung lainnya.

Berbagai analisis kemudian dilakukan, mulai dari karakteristik AFR, penyesuaian penggunaannya, aspek rantai pasok, analisis ekonomi, proyeksi TSR, analisis emisi, hingga penyusunan roadmap implementasi AFR.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi tim selama proses penelitian adalah mengintegrasikan aspek teknis, ekonomi, dan keberlanjutan ke dalam satu framework yang realistis untuk diterapkan di industri.

Selain itu, tim juga harus memastikan data dan asumsi yang digunakan tetap relevan dengan kondisi operasional PT. Semen Padang.

Penyusunan roadmap hingga tahun 2030 juga menjadi tantangan tersendiri karena harus mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, kontinuitas pasokan AFR, kemampuan sistem pembakaran kiln untuk beradaptasi, serta potensi risiko operasional yang mungkin muncul.

Melalui prestasi ini, tim berharap dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berani mengikuti kompetisi ilmiah dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Mereka menilai lomba paper tidak hanya tentang meraih juara, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan permasalahan nyata, mengelola waktu, bekerja sama dalam tim, serta meningkatkan kemampuan komunikasi.

Sebagai mahasiswa Unila, kami berharap mahasiswa tidak hanya dikenal melalui prestasi akademik di kelas, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap permasalahan yang ada di masyarakat maupun industri.

“Kami juga berharap semakin banyak mahasiswa Unila yang berani keluar dari zona nyaman, aktif mengikuti kompetisi, dan mengembangkan inovasi sehingga mampu menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi juga ikut menciptakan perubahan untuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar mereka. [Magang_Shalu Munadiyan]