BRONCHUS 2.0 Hadirkan Edukasi TBC Interaktif, Libatkan Pemuda Karang Taruna Langkapura

0
5

(Unila): Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) melalui SCOPH CIMSA FK Unila kembali menyelenggarakan program BRONCHUS 2.0 (Building Awareness and Knowledge about Tuberculosis) sebagai bentuk kepedulian terhadap masih tingginya angka tuberkulosis (TBC) di masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Lions Club dengan melibatkan pemuda Karang Taruna Kecamatan Langkapura sebagai peserta, Sabtu, 14 Maret 2026.

Sebelum pelaksanaan kegiatan utama, panitia mengikuti rangkaian pre-activity di Dijis Kopi Cafe & Resto, Bandar Lampung. Pada kegiatan tersebut, panitia memperoleh pembekalan materi terkait TBC dari Yusuf Aulia Rahman, Sp.PD-KPTI, serta Public Health Trainer Alimatunnisa Qurrotuaini guna mendukung kelancaran pelaksanaan program.

Kegiatan utama BRONCHUS 2.0 dikemas secara interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dilibatkan aktif dalam diskusi dan praktik langsung. Metode ini bertujuan agar edukasi mengenai TBC dapat lebih mudah dipahami dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi peserta.

Materi edukasi disampaikan oleh Public Health Trainer Christoforus Prabowo yang menjelaskan secara komprehensif mengenai TBC, meliputi definisi, faktor risiko, gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan. Selain itu, peserta juga didorong untuk memahami peran strategis pemuda dalam menyebarkan informasi kesehatan yang benar di lingkungan masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan focus group discussion (FGD) yang membagi peserta ke dalam kelompok kecil. Dalam sesi ini, peserta berdiskusi mengenai kondisi TBC di masyarakat, tantangan pencegahan, serta merumuskan solusi yang dapat dilakukan pemuda dalam mendukung upaya pencegahan penyakit tersebut.

Sebagai bentuk penguatan praktik hidup sehat, kegiatan juga menghadirkan workshop pembuatan hand sanitizer berbahan lidah buaya. Melalui sesi ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Project Officer kegiatan, Ratu Aqila Passa, menyampaikan bahwa BRONCHUS 2.0 bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap TBC sekaligus memberdayakan pemuda sebagai kader kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, Karang Taruna diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan edukasi terkait pencegahan, deteksi dini, serta pentingnya pengobatan TBC kepada masyarakat,” ujarnya.

Kolaborasi antara CIMSA FK Unila, Lions Club, dan Karang Taruna Kecamatan Langkapura menjadi kekuatan penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas dampak edukasi kesehatan di masyarakat.

Melalui BRONCHUS 2.0, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan penanganan TBC semakin meningkat, serta mendorong peran aktif generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan peduli terhadap isu kesehatan. [Rilis]

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here

25 − 21 =