(Unila): Universitas Lampung (Unila) menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Kodam XXI/Radin Inten Lampung dalam bidang tridarma perguruan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI) Unila, lantai dua Gedung Rektorat, Senin, 22 Desember 2025.
Pertemuan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang PKSI Unila Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., jajaran tim kerja sama Unila, serta delegasi Kodam XXI/Radin Inten yang dipimpin Kakumdam XXI/Radin Inten Kolonel CHK Budi Sartono.
Diskusi difokuskan pada penyelarasan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat dikolaborasikan antara perguruan tinggi dan TNI.
Wakil Rektor Bidang PKSI Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, menegaskan kerja sama ini akan dirancang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Penjajakan kerja sama ini mencakup tridarma perguruan tinggi. Secara regulasi, bentuk kerja sama dapat dituangkan dalam MoU yang selanjutnya diturunkan ke dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS), tanpa perlu penambahan dasar hukum baru,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama kerja sama adalah pengembangan sumber daya manusia, baik bagi mahasiswa maupun prajurit TNI.
“Unila membuka peluang sinergi program KKN dengan TMMD Mahasiswa serta mendorong pemanfaatan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi prajurit TNI, sehingga pengalaman dan kompetensi yang dimiliki dapat diakui secara akademik,” tambahnya.
Sementara itu, Kakumdam XXI/Radin Inten Kolonel CHK Budi Sartono menyampaikan bahwa Kodam XXI/Radin Inten menyambut baik inisiatif penjajakan kerja sama tersebut.
“Kami melihat kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam penguatan SDM dan pemberdayaan masyarakat. Melalui TMMD Mahasiswa, TNI, mahasiswa, dan masyarakat dapat berkolaborasi secara langsung di lapangan,” jelasnya.
Menurutnya, kerja sama ini juga membuka ruang kolaborasi penelitian dan pengabdian yang aplikatif.
“Bidang teknologi, kesehatan, pendidikan, hingga teknik sipil dan pemetaan wilayah berpotensi dikembangkan bersama sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKHM Unila, Dr. Budi Sutomo, M.Si., menyampaikan Unila akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini secara teknis.
“Kami akan menyiapkan draf kerja sama dari kedua belah pihak sebagai langkah awal, agar penjajakan ini dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama yang konkret dan berkelanjutan,” tuturnya.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Unila dan Kodam XXI/Radin Inten berharap dapat membangun sinergi yang saling menguatkan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. [Riky Fernando]



