(Unila): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Tanjung Karang mengadakan kegiatan sosialisasi program pembiayaan BNI Griya dan BNI Fleksi yang ditujukan untuk tenaga kependidikan (tendik), di Aula A FKIP Unila, pada Senin, 26 Mei 2025.
Sosialisasi ini dihadiri Dekan FKIP Unila , M.Pd., Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FKIP Unila Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., para pengembang properti (developer) terpercaya di Lampung, serta peserta kegiatan.
Dr. Albet Maydiantoro dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan literasi keuangan bagi seluruh tenaga kependidikan.
“Kami ingin mencoba menggagas bagaimana kita semua diajak untuk ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan secara jangka panjang. Harapannya, dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, bapak ibu sudah memiliki investasi yang terencana, termasuk memiliki rumah sendiri,” jelasnya.
Wakil Dekan Bambang Riadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat, baik dari BNI maupun para developer. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membantu tenaga pendidik FKIP dalam membangun perencanaan keuangan sejak dini.
Selanjutnya, pemaparan materi oleh narasumber dari pihak BNI membahas mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi untuk menunjang fasilitas kerja.
Salah satunya adalah dengan memanfaatkan program BNI Griya, yaitu pembiayaan kredit pemilikan rumah dengan skema yang disesuaikan kemampuan masing-masing individu.
Dijelaskan secara detail terkait BNI Griya dan BNI Fleksi, mulai dari persyaratan umum, manfaat BNI Fleksi, hingga alur pengajuan pembiayaan rumah, baik rumah subsidi maupun komersial.
Pihak BNI menegaskan bahwa mereka melakukan kerja sama dengan developer yang kredibel dan menyarankan calon nasabah untuk berkonsultasi langsung ke bank sebelum menentukan pilihan rumah.
Para pengembang properti (developer) yang hadir di antaranya Developer Lampung Utama, Developer Perumahan Intan Cendana Land 2, dan Developer Perumahan Al Anin Jati Estate.
Setiap developer diberi kesempatan untuk menyampaikan penawaran menarik, mulai dari rumah subsidi hingga rumah komersial dengan harga dan lokasi strategis, serta fleksibilitas pembayaran sesuai kemampuan penghasilan peserta.
Kegiatan ini diharapkan dapat menambah semangat kerja dan peningkatan jenjang karier bagi tenaga kependidikan, terutama yang belum berstatus ASN.
“Harapannya, semua tenaga kependidikan non-ASN dapat menjadi ASN dalam 1–2 tahun ke depan, serta memiliki jabatan fungsional yang berdampak positif pada penghasilan,” ujar Dr. Albert. [Magang_Mifta Rizky A]

