(Unila):Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) periode 1 tahun 2025 mengadakan program “BUMK Kenanga Sari Cerdas Finansial” di Desa Kenanga Sari, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, pada 30 Januari 2025.
Program bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengelola Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) mengenai pencatatan dan pelaporan keuangan yang baik dan benar.
Kelompok KKN yang terlibat dalam program ini terdiri dari Cakrawangsa Veda Alkautsar (Ilmu Komputer), Khalimatus Sa’adah (Akuntansi), Titis Dara Sambayon (Agronomi), Meyta Azzahra Putri (Ilmu Tanah), Restu Krisdahyanto (Ilmu Komunikasi), dan Aulia Chusnul Khotimah (Ilmu Komunikasi), dengan bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. E. Angga Febrian, S.A.N., M.M.
Program ini dilaksanakan karena BUMK di Desa Kenanga Sari belum memiliki laporan keuangan yang sistematis dan tidak pernah melaporkan kegiatan usahanya kepada pemerintah desa. Selain itu, mereka belum pernah mendapatkan pelatihan dalam penyusunan laporan keuangan, sehingga mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan usaha mereka.
Tantangan utama dalam program ini adalah rendahnya pemahaman pengelola BUMK mengenai dasar-dasar akuntansi. Istilah seperti neraca, laporan laba rugi, atau arus kas masih asing bagi mereka. Oleh karena itu, mahasiswa menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan dalam operasional BUMK.
Program berlangsung dengan lancar karena pengelola BUMK menunjukkan antusiasme tinggi dan keinginan kuat untuk belajar. Mahasiswa memberikan materi bertahap, mulai dari konsep dasar akuntansi, pentingnya laporan keuangan, hingga praktik penyusunan laporan keuangan sederhana. Sosialisasi bertujuan agar pengelola BUMK memahami dan dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.
“Laporan keuangan sangat penting bagi kelangsungan usaha yang dijalankan BUMK. Dengan adanya laporan keuangan, kita dapat mengetahui kondisi usaha secara lebih jelas dan menentukan langkah-langkah strategis untuk pengembangannya,” ujar Cakrawangsa Veda.
Pihaknya berharap, dengan adanya pelatihan ini pengelola BUMK tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik sehari-hari untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi usaha mereka.
Program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi BUMK di Desa Kenanga Sari. Dengan pemahaman dan keterampilan yang diperoleh, pengelola BUMK dapat mengelola usaha lebih profesional dan transparan, serta meningkatkan daya saing di masa depan. [Magang_Alifa Syafa N.]

