(Unila): Dosen Universitas Lampung (Unila) Dr. Agr. Sc., Diding Suhandy, S.TP., M.Agr., berhasil menoreh prestasi pada Ajang Anugerah Buku (Pustaka) Terbaik 2020 yang diinisiasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Pemberian penghargaan diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom dan Youtube, Selasa (17/11/2020).
Buku berjudul Uji Keaslian Kopi Bubuk Spesialti Indonesia Menggunakan UV-Visible Spectroscopy dan Kemometrika karya dosen Fakultas Pertanian (FP) Unila Dr. Agr. Sc., Diding Suhandy, S.TP., M. Agr., bersama Meinilwita Yulia, S.TP., M. Agr. Sc., dari Politeknik, meraih penghargaan terbaik ke-6, Buku (pustaka) Terbaik tahun 2020 kategori Kopi.
Dr. Diding mengaku, mulanya ia tidak menyangka buku yang terbit tahun 2019 ini akan mendapat penghargaan sebagai salah satu buku terbaik versi Perpusnas. Terlebih lagi, para pemenang lainnya merupakan ahli di bidang perkopian yang telah lama berkecimpung di dunia perbukuan.
“Ini luar biasa. Baru pertama langsung masuk nominasi nasional, sangat membanggakan. Tanpa bantuan banyak pihak ini tidak akan menjadi kenyataan,” ungkapnya bahagia.
Buku tersebut merupakan buku pertama Dr. Diding yang mendapat penghargaan tingkat nasional. Menurut Dr. Diding, buku tersebut merupakan hasil risetnya di bidang kopi sejak tahun 2018, menyajikan informasi tentang inovasi penggunaan alat UV-Visible Spectroscopy dan aplikasi kemometrika untuk mengukur keaslian produk kopi bubuk Indonesia.
Penggunaan UV-Visible Spectroscopy dan kemometrika dalam pengujian keautentikan produk kopi bubuk, merupakan inovasi baru dalam dunia perkopian. Melalui hasil riset tersebut, ia ingin mengembangkan suatu alat sederhana yang bisa digunakan banyak orang. UV-Visible Spectroscopy sendiri umumnya selalu tersedia dalam sebuah laboratorium.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, kepada pihak dekanat, terutama yang sudah menyediakan alat itu dan kemudian kami dari Lab Rekayasa Bioproses dan Pascapanen Jurusan Teknik Pertanian menerima sejak 2018. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada LPPM yang telah bekerja sama dengan Graha Ilmu dan kemudian memungkinkan kami bisa menerbitkan buku di Graha ilmu,” ucapnya.
Pada kesempatan ini ia juga berharap, penghargaan yang diraih bisa memotivasi
dirinya dan teman-teman dosen di lingkungan Unila untuk meningkatkan kontribusinya di Unila dengan cara menulis yang salah satunya untuk meningkatkan literasi di Indonesia. [Humas/Angel]


