Jaring Aspirasi, Rektor Undang Dosen Pengampu PAI

0
1290

(Unila): Guna menjaring aspirasi dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Lampung (Unila), Rektor Unila Prof. Karomani mengundang para dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI), Kamis (27/8/2020).

Dosen PAI ini merupakan tenaga pengajar yang berasal dari hasil seleksi yang dilaksanakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung bekerja sama dengan Unila tahun 2019. Pada forum itu, Karomani berkomitmen membantu menyelesaikan beberapa hambatan dan permasalahan selama proses belajar mengajar dosen PAI di fakultas kampus setempat.

Ia menyadari, masih ada sejumlah dosen yang bukan berlatarbelakang PAI ikut mengajar mata kuliah umum ini. Namun sesuai undang-undang guru dan dosen, pada dasarnya mereka yang mengajar mata kuliah harus sesuai bidang keilmuannya.

Apabila ada dosen yang tidak berlatarbelakang di bidangnya, maka Unila akan mengganti penanggung jawab mata kuliah yang bersangkutan melalui regulasi yang ditetapkan. Dengan kerja sama yang dibangun dengan MUI, maka proses kontrol profesionalitas para dosen PAI akan dilakukan bersama-sama Unila.

“Itu aspek profesional, bila itu ada, maka di off-kan saja, karena ini sesuai dengan undang-undang guru dan dosen. Bila tidak melakukan itu berarti universitas melanggar UU. Maka itu mulai semester depan harus sesuai dengan bidang penanggung jawab,” tegas Karomani di hadapan dosen PAI.

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unila ini pun menuturkan, output pelaksanaan PAI menjadi sarana yang menyejukkan dan meneduhkan iklim akademik, khususnya di Unila. Hal itu mampu dicapai dengan masuknya konten, materi, dan kurikulum yang bersentuhan dengan akhlak.

Selain itu, Unila selaku institusi terus berupaya membuka akses pendidikan tinggi kepada masyarakat dan komunitas yang terpinggirkan di daerah. Unila juga berperan aktif merekrut mahasiswa dari negara-negara yang tengah menghadapi konflik.

Hal tu bertujuan untuk memperluas jangkauan Unila di masa mendatang sehingga Unila dapat berperan mencerdaskan warganya dan menyumbangkan perdamaian melalui sisi agama melalui pemahaman yang moderat.

Merespons hal tersebut Ketua Badan Pelaksana Mata Kuliah Umum (BP-MKU) Dr. Mulyanto Widodo menjelaskan, terdapat 20 dosen yang ditugaskan ke fakultas-fakultas di Unila. Namun memang masih ada sejumlah dosen yang belum mengajar dan menjadi penanggung jawab. [Humas/Riky]