(Unila): Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., membuka Orientasi Akademik Program PPG Dalam Jabatan Tahap III Tahun 2019. Acara berlangsung di Aula A Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila, Rabu (31/7/2019).
Koordinator PPG Unila Sugeng Widodo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, mahasiswa yang hadir merupakan mahasiwa PPG dalam jabatan tahap tiga tahun 2019. PPG pada periode ini diikuti 189 mahasiswa yang terbagi dalam lima program studi (prodi).
Kelima prodi itu di antaranya Bahasa Indonesia sebanyak 25 mahasiswa, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 87 mahasiswa, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) 34 mahasiswa, Pendidikan Matematika 23 mahasiswa, serta Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) sebanyak 20 mahasiswa. Mereka telah dinyatakan lulus mahasiswa PPG oleh Ristekdikti.
Dekan FKIP Unila Prof. Dr. Patuan Raja, M.Pd., menyampaikan selamat kepada peserta PPG yang sudah melewati tahap pertama yaitu lulus daring (dalam jaringan). “Saudara akan mengikuti workshop selanjutnya melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Jika dinyatakan lulus akan mendapatkan gelar akademik tambahan Gr (guru), jadi S.Pd, Gr,” imbuhnya.
Patuan mengatakan, peserta PPG kali ini lebih baik dari sebelumnya. Ia pun mengimbau kepada seluruh koordinator PPG dan para peserta untuk mengikuti aturan yang ditetapkan.
Prof. Bujang Rahman menambahkan, peserta PPG merupakan orang-orang yang terpilih sebab mampu melewati penjaringan ketat yang digelar pemerintah.
Dalam Kerangka kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), pendidikan profesi termasuk pada level 7. Di Indonesia ada beberapa pendidikan profesi di antaranya dokter, akuntan, dan insinyur. Profesi-profesi itu harus mengikuti keprofesiannya, termasuk pendidikan guru.
“Istimewanya, hanya pendidikan guru yang jika telah dinyatakan lulus pendidikan profesi mendapatkan sertifikat dan tunjangan profesi,” kata dia.
Oleh karena itu Bujang berharap, seluruh peserta mampu menguasai ilmu pengetahuan sebagai seorang guru di tengah revolusi industri 4.0.[Penda_Humas]



