(Unila): Universitas Lampung (Unila) dan PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman di ruang sidang Rektorat lantai 2, Selasa (9/4/2019). Langkah ini bertujuan meningkatkan digitalisasi kampus sekaligus menerapkan sejumlah aplikasi yang memudahkan kinerja pegawai dan dosen di kampus setempat.
Rektor Universitas Lampung Prof. Hasriadi Mat Akin mengatakan, Unila jika diurut berdasarkan skor penggunaan informasi dan teknologi (IT) menempati posisi terbaik kesembilan versi 4ICU. Hasriadi berharap semua bagian unit kerja dapat mengoptimalkan kerja sama tersebut.
“Banyak keunggulan yang dimiliki Telkomsel untuk dimanfaatkan setiap unit kerja di lingkungan kampus. Terlebih saat ini Unila tengah bertransformasi dari teaching university menuju research university,” terang Hasriadi.
Vice President Sales and Marketing Area Sumatera Telkomsel Erwin Tanjung menjelaskan, Telkomsel sudah masuk generasi teknologi berkembang. Tercatat pengguna Telkomsel saat ini sebanyak 330 juta dengan 12 juta lebih yang menggunakan broadband.
Erwin juga mengungkapkan, Telkomsel sejak tiga tahun sudah mempersiapkan diri menghadapi disruption business. “Ini langkah positif Unila untuk masuk ke dunia teknologi. Semua tenaga pengajar dapat diperoleh melalui online. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya ke sivitas akademika kampus karena kerja sama ini,” ujarnya.
Tak hanya itu Telkomsel juga menawarkan fasilitas video conference untuk perkuliahan, instalasi aplikasi pendukung pembelajaran, fasilitas absen jarak jauh, dan CSR. Telkomsel juga terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan teknologi membentuk karakter penerus bangsa yang berpikir digital.
Di kesempatan sama Ketua BP KKN Sri Waluyo menambahkan, dengan aplikasi simple KKN besutan Telkomsel, pengelolaan KKN jauh lebih mudah. Keberadaan mahasiswa KKN dapat dipantau melalui aplikasi ini sehingga kontribusi BP KKN untuk Unila top ten 2025 semakin optimal.[Riky/Inay_Humas]



