UNIVERSITAS Lampung (Unila) menerima utusan internasional dari program pertukaran mahasiswa (students exchange program) Universitas Malaya, Malaysia, Selasa (22/01/2019).
Kehadiran utusan dari Unversitas Malaya ini diterima langsung Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Bujang Rahman, dan Dekan FMIPA Unila Prof. Warsito di Ruang Sidang Lantai II Gedung Dekanat FMIPA.
Diawali ucapan selamat datang, Prof. Hasriadi menyampaikan sambutannya di hadapan mahasiswa Universitas Malaya. Di kesempatan itu Guru Besar Fakultas Pertanian ini memaparkan berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Lampung mulai dari bidang pertanian, pariwisata, budaya, industri, hingga pendidikan.
Ia juga menjelaskan perkembangan Unila hingga awal tahun 2019. “Sebelumnya, program students exchange juga pernah berlangsung di FEB Unila beberapa waktu lalu, dan sekarang di FMIPA,” tuturnya.
Di acara yang sama Prof. Hasan Abu Kassim selaku Head Physics Departement University of Malaya mengatakan, berbagai kolaborasi akan banyak dilakukan baik bidang riset maupun proyek pembelajaran.
Ia pun berharap momerandum of agreement (MoA) tidak hanya fokus pada program pertukaran mahasiswa tetapi pada banyak hal. Program ini hasil kerja sama antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unila dan Fakultas Sains Universitas Malaya.
Prof. Warsito menambahkan, melalui program ini FMIPA berkomitmen memulai kerja sama internasional di awal 2019. Kolaborasi juga terkait riset bersama yang mungkin dapat dilakukan oleh kedua universitas.
Ditemui terpisah, Ketua Penyelenggara Program Dr. Junaidi, S.Si., M.Sc., menjelaskan, pertukaran mahasiswa diawali dari kunjungan tim FMIPA Unila ke Universitas Malaya, Malaysia, untuk penjajakan kerja sama beberapa waktu lalu. Hal itu terus berlanjut hingga menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain students exchange program, staff exchange, dan kolaborasi riset.
Khusus pertukaran mahasiswa akan berlangsung selama 10 hari, mulai 22 Januari sampai 1 Februari 2019. Junaidi menerangkan, students exchange program akan diisi berbagai rangkaian kegiatan antara lain 12 general lecture, kunjungan industri, kunjungan laboratorium yang ada di FMIPA Unila, kunjungan pembelajaran ke pusat pelatihan gajah di Waykambas, studi budaya Lampung seperti pembuatan kain tapis hingga aksara Lampung.
“Hari ini Universitas Malaya mengirim 4 mahasiswanya ke sini, 1 orang dari jurusan fisika, 1 orang dari matematika, dan 2 orang dari biologi. FMIPA Unila Juli nanti mengirim 10 mahasiswa yang sudah lolos seleksi ke Universitas Malaya untuk program yang sama,” detail Junaidi.[Riky/Inay_Humas]




