Ratusan Pemakalah Ikuti Semnas Hasil Penelitian yang Digelar Unila

0
1306

(Unila): Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung adakan Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Universitas Lampung 2018.

Kegiatan yang diresmikan Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., secara simbolis dengan pemukulan gong ini berlangsung di Hotel Bukit Randu Bandarlampung, Selasa (13/11/2018).

Semnas yang bertujuan untuk memberi ruang bagi peneliti, dosen, maupun tenaga kependidikan dalam publikasi ilmiah ini mengusung tema “Diseminasi Hasil Penelitian dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”.

Panitia pada acara ini menghadirkan dua pembicara, Prof. Dr. John Hendri, M.S., dari Sekretaris Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti dan Prof. Dr. Eng. Ir. Udin Hasanudin, M.T., dari Penelitian dan Pengembangan Biomassa Tapioka, LPPM Unila.

Ketua LPPM Unila Warsono, Ph.D., saat menyampaikan laporan kegiatan mengatakan, pemakalah seminar kali ini berjumlah 110 orang dan delapan orang sebagai peserta. Tak hanya dalam daerah Lampung, para peserta juga datang dari Jambi dan Jawa Tengah.

Pada agenda tersebut, pembahasan makalah dibagi atas dua topik, bidang eksakta dan sosial humaniora. Adapun subtopik antara lain mengulas tentang farmasi dan kedokteran, konservasi sumber daya alam, teknik, pertanian dan turunannya, teknologi informasi, kehutanan, MIPA, Pendidikan, sosial politik dan ilmu pemerintah, serta ekonomi bisnis.

Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin pada sambutannya mengatakan, berdasarkan data Kemenristekdikti disebutkan telah terjadi pertumbuhan signifiakan dalam jumlah publikasi ilmiah di Indonesia.

Diungkapkan Hasriadi, selama empat tahun terakhir terjadi lompatan luar biasa dalam jumlah publikasi internasional. Pada tahun 2013 hanya menghasilkan 5.299 publikasi dan Indonesia berada di peringkat empat di bawah Thailand di ASEAN. Per Oktober 2018, Indonesia telah menghasilkan 20.610 publikasi Internasional. Selang 16 hari dari tanggal tersebut, Indonesia mempu memproduksi 22.222 publikasi.

“Untuk itu saya berharap para peserta dan undangan dapat memanfaatkan momen ini sehingga terjadi kontak keilmuan dan kerja sama menciptakan sekaligus mengembangkan inovasi teknologi pada semua bidang ilmu pengetahuan,” imbuhnya.[Penda/Humas]