REKTOR Universitas Lampung (Unila) Prof. Hasriadi Mat Akin dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Saut Situmorang menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, di ruang sidang lantai II gedung Rektorat, Jumat (20/10/2017).
Dalam sambutannya Hasriadi mengatakan, kerja sama yang dijalin Universitas Lampung dan Komisi Pemberantasan Korupsi Ri sangat penting sebagai usaha mencegah terjadinya korupsi di lingkungan kampus. Perguruan tinggi bersama KPK merupakan garda terdepan melakukan upaya korupsi.
Unila hingga kini memiliki jumlah mahasiswa sekitar 31 ribu. Setiap tahunnya Kampus Hijau menerima lima ribuan mahasiswa baru. Mereka harus dibekali wawasan seputar tindak pidana korupsi. Mulai dari jenis, cara mencegah, hingga dampaknya bagi negara.
“Setidaknya jika mahasiswa sudah punya pengetahuan tentang korupsi, mengingatkan diri sendiri untuk selalu jujur dan berintegritas tinggi. Misalnya tidak lagi titip absen, atau mengubah data riset saat menyusun skripsi,” ujarnya.
Oleh karena itu Hasriadi menilai kerja sama tersebut sangat penting dilakukan. Selain korupsi sudah termasuk kejahatan luar biasa, sinergi Unila dan KPK ini akan saling menguntungkan sebagai upaya membangun bangsa.
Saut Situmorang selaku Wakil KPK RI menyampaikan, pendidikan antikorupsi dimulai dari menyadarkan masyarakat sehingga mampu membedakan antara hak-hak kepemilikan publik dan milik pribadi. Hal tersebut dapat diimplementasikan mulai dari hal dasar.
Untuk itu diadakan MoU dan kuliah umum mengenai pencegahan tindak korupsi. Harapannya, para mahasiswa bisa memberikan kritik, kemudian memberikan beragam ide, sekaligus cara mengatasi kritikan yang ada.
“Contoh dasarnya, bagaimana harus bersikap ke orang tua ketika minta uang SPP, bagaimana kuliah tidak nitip absen, atau bagaimana jika diberi tugas tidak copy paste,” kata dia.
Dengan demikian, harapan dengan melakukan MoU antara Unila dan KPK dapat membawa satu nilai yang diharapkan. Seluruh keluarga besar Unila menjadi semakin berintegritas.[Inay_Dwi/Humas]




