
INCUMBENT dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) Prof. Satria Bangsawan akhirnya kembali terpilih dalam pemilihan dekan (pildek) yang digelar fakultas setempat, kemarin. Profesor ilmu manajemen ini akan memimpin kembali FEB Unila untuk periode 2015-2019.
Ketua Panitia Pildek FEB, Dr. Ambya, menjelaskan, Satria Bangsawan terpilih usai mengalahkan dua rivalnya yang juga sama-sama bertarung pada pildek periode sebelumnya. Mereka adalah Prof. Mahatma Kufepaksi dan Dr. Weddy Andrianto. Satria meraih 14 suara, Weddy tiga suara, dan Mahatma satu suara.
“Dari 13 senat di FEB, satu orang izin karena menghadiri wisuda anaknya di Yogyakarta, atas nama Nairobi. Suara rektor 35 persen atau setara dengan 6 suara,” jelasnya, kemarin.
Ditemui usai pemilihan, Satria mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya dan masih mempercayakan manah kepada dirinya. Dalam pokok-pokok program kerja (progja)-nya, Satria menargetkan FEB segabai smart and green faculty dalam mencapai visi FEB menjadi fakultas ekonomi dan bisnis sepuluh terbaik di Indonesia di tahun 2025.
“Kita akan melakukan penguatan sumber daya tenaga pendidik, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan lulusan. Strategi ini terutaa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Maka dari itu, mahasiswa harus menguasai soft skill berbahasa Inggris yang aktif, berorganisasi, dan memiliki tata karma,” jelasnya.
Diketahui, pada periode sebelumnya Satria telah sukses mengantarkan FEB Unila tersertifikasi ISO 9001 : 2008 dari UKAS London yang pertama di Unila. Selain itu, pencapaiannya yang lain adalah terakreditasinya empat program studi dengan akreditasi A dan dalam waktu dekat FEB Unila juga akan menjadi fakultas terakreditasi internasional (Member ABEST 21) yang pertama di Unila dan pertama di luar Jawa. [Naufal A. Caya]