(Unila) : Sebanyak 204 mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) yang lolos melalui jalur Program Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP) melakukan sumpah mahasiswa di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Senin (1/9). Pengambilan sumpah dilakukan Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P.
Dalam prosesi tersebut Dosen Fakultas Pertanian Unila ini mengimbau para mahasiswa PMPAP Unila yang telah diambil sumpahnya untuk menjadi pribadi yang baik dengan bersikap disiplin dan jujur di setiap aktivitas. Menurutnya, PMPAP diberikan bagi mahasiswa miskin yang didanai oleh pemerintah sehingga harus dimanfaatkan oleh kepentingan yang baik, tentunya bagi kepentingan pihak yang seharusnya mendapatkan.
“Secara maksimal kami sudah mencarikan dana (kuliah) untuk mereka (para mahasiswa), bukan gratis, jadi mereka harus mengeluarkan kemampuan terbaik agar bisa mencapai prestasi dan lulus tepat waktu. Ini merupakan bukti kepercayaan kampus terhadap para mahasiswa baru. Jika sampai delapan semester tidak lulus maka kelebihan biaya kuliah selanjutnya akan ditanggung mereka,” jelasnya.
Hasriadi menekankan, para mahasiswa PMPAP sudah bersumpah untuk memafaatkan kesempatan yang diberikan dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu jika di kemudian hari mereka terbukti tidak berhak menerima beasiswa PMPAP ini maka harus bersedia dicabut haknya sebagai mahasiswa Unila.
Program yang sudah memasuki tahun keempat sejak digulirkan 2010 lalu merupakan sebuah kebijakan khusus dari rektor juga komitmen untuk memutus garis kemiskinan di Lampung yang dilakukan oleh Unila. Maka bidikan Unila dalam PMPAP ini adalah mahasiswa yang benar-benar berasal dari keluarga prasejahtera, baru dilihat kemampuan akademiknya.
Terpisah, Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Humas) Unila M. Badrul Huda, S.I.Kom., memastikan PMPAP yang dilaksanakan Unila sudah tepat orang dan sasaran. Dia menambahkan sejauh ini pengawasan terhadap para mahasiswa PMPAP berada di bawah koordinator Wakil Rektor Bidang Mahasiswa dan Alumni. Menurutnya Unila juga memberikan bimbingan kepada mahasiswa selama kuliah agar tidak dikeluarkan atau drop out (DO), salah satunya dengan membentuk Pos Mahasiswa PMPAP Anti-DO.[] Inay