Pemilih Pemula dan Pemuda Diharapkan Tidak Golput

0
3527

 

(Unila) : Potensi pemilih pemula dan pemuda yang cukup besar, diharapkan bisa menyumbang suara dalam pesta demokrasi Indonesia pada 2014. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan organisasi mahasiswa mengadakan sosialisasi pemilihan umum kepada pemilih pemula dan pemuda, pada kegiatan roadshow Rock The Vote, di Lapangan Basket Universitas Lampung (Unila), Senin (3/3).

Menurut data dari Center For Election and Political Party (CEPP) Ilmu Pemerintahan FISIP Unila,  jumlah pemilih pemuda mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan pemilih di Indonesia, dan jumlah itu bisa mencapai 53 juta suara.

Jumlah tersebut menunjukkan signifikansi yang cukup besar dari para pemilih pemula dan pemuda. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, seberapa besar partisipasi mereka dalam pemilu nantinya?

Pada kegiatan tersebut, sekitar 500 pelajar dan mahasiswa ikut serta, untuk mengajak pemilih pemula dan pemuda berpartisipasi dalam pemilihan umum dan tidak golput.

“Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk memahami esensi dari potensi besar suara pemilih mula dan muda dalam proses demokrasi. Apalagi, khususnya di Lampung, jumlah pemilih muda mencapai satu juta suara,”  ungkap Suwondo, dosen Jurusan Ilmu Pemeritahan yang juga Direktur CEPP FISIP Unila.

Pada kegiatan tersebut dilakukan juga penandatanganan deklarasi pemilih muda Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh semua peserta dan tamu undangan, baik dari pihak Unila, Bawaslu KPU Lampung, serta Pemerintah Daerah Lampung.

Para peserta juga merasa antusias mengikuti kegiatan sosialisasi pemilu ini. Mereka mengaku jadi tahu proses pemilihan, dari mulai masuk tempat pemungutan suara, mencoblos, sampai akhir pemilihan. Bahkan, mereka menyatakan pasti memilih setelah diberi pemahaman pemilu. “Saya berharap jika para pemimpin dan wakil rakyat yang terpilih bisa bebas dari korupsi,” ujar Fitri Sisilia, peserta Rock The Vote ini.

Teknis sosialisasi pada kegiatan ini adalah, peserta dibagi dalam beberapa grup (focus group discusion). Di situ sudah ada tutor yang memberi pemahaman dan sosialisasi pemilu. Cara ini dinilai efektif bagi pemilih pemula dan pemuda untuk menangkap pesan dalam kegiatan. Para peserta juga mengaku jadi banyak mengerti soal pemilu dan politik.

Kegiatan Rock The Vote merupakan kegiatan gerakan pemilih muda yang dilakukan secara road show di 45 kampus di 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan yang mengusung tema “Aku untuk Nusantara” ini diharapkan bisa meningkatkan partisipasi pemilih mula dan muda Indonesia.[] Andro