130 Sekolah di Lampung Terancam Tak Ikut SNMPTN

0
1345

Sedikitnya 130 sekolah di Provinsi Lampung terancam tidak bisa mengikuti Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014. Sebab, sekolah tersebut dinyatakan tidak aktif dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Humas panitia lokal Universitas Lampung (Panlok Unila) M. Komarudin mengatakan, sekolah yang ingin mengikuti SNMPTN adalah sekolah yang telah mengisikan dan mendaftarkan PDSS sejak tahun lalu di laman PDSS.

“Meski demikian, kami dari panitia lokal sedang mengupayakan agar sekolah tersebut tetap bisa ikut SNMPTN tahun ini,” kata Komarudin saat ditemui Tribun Lampung, Senin (17/2).

Dia mengatakan, pendaftaran SNMPTN 2014 akan dimulai 17 Februari dan berakhir 31 Maret. “Jadi sejak hari ini (kemarin) siswa yang ingin masuk PTN melalui SNMPTN sudah bisa mendaftar,” terangnya.

Siswa yang berhak mendaftar adalah siswa yang berasal dari sekolah yang sudah mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan telah mengisi data prestasi siswa di PDSS.

Persyaratan lainnya, siswa yang mendaftar harus sudah mengikuti Ujian Nasional pada 2013 atau 2014, dan memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

“Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademi di PDSS. Dalam hal ini, kepala sekolah yang memasukkan nilai rapor semester 1 hingga semester lima,” katanya.

Kemudian kepala sekolah akan menerima kata sandi dari panitia yang diteruskan ke siswa, lalu siswa menggunakan NISN dan kata sandi tersebut untuk masuk ke situs http://snmptn.ac.id.

Siswa selanjutnya harus mengisi biodata, pilihan PTN, pilihan program studi, serta mengunggah pas foto di laman resmi SNMPTN tersebut.

Bagi pelamar program studi bidang ilmu seni dan keolahragaan diwajibkan mengunggah portofolio atau  dokumen bukti keterampilan. “Selanjutnya, siswa pelamar mencetak kartu bukti pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN,” tandasnya.

Komarudin melanjutkan siswa pelamar hanya dapat memilih dua PTN yang diminati. Syaratnya salah satu PTN yang dipilih harus ada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya.

Peserta dapat memilih sebanyak-banyaknya dua program studi pada masing-masing PTN. Urutan dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Siswa yang ingin melanjutkan studi di PTN tetapi terkendala dengan biaya dapat mengajukan permohonan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi.


Sumber : Tribun Lampung – Selasa, 18 Februari 2014

Artikel ini diambil dari berbagai media yang memberitakan Universitas Lampung, tidak memperhitungkan ada kerja sama atau tidak dan perlu dikonfirmasikan ke Unila jika ada hal yang tidak jelas.