Lebih Dekat dengan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Unila

0
3655
Soft-Skill
Beberapa mahasiswa FEB Unila terlihat berakfitas di Pusat Pengembangan Soft Skill FEB .

Pasar saham di Indonesia identik dengan entrepreneur profesional. Namun sebetulnya, siapa pun bisa menjadi pemain di bursa saham. Para mahasiswa Universitas Lampung contohnya. Mereka bahkan memiliki perkumpulan sendiri, yakni Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM).

Cukup Punya Modal Rp1 Juta, Anggota Tembus Ratusan

SOROT mata Indana Lazulfa Anas (22) bersinar saat wartawan koran ini membahas topik yang disenanginya: pasar saham. Bagi Anas –sapaan akrabnya, kondisi pasar bursa, indeks, atau perkembangan perusahaan sekuritas itu ada perbincangan wajib dalam KSPM.

’’Di KSPM, kami menemukan wadah untuk mengekspresikan diri, sekaligus saling berbagi pengetahuan soal perkembangan pasar saham,” kata dia kemarin.

Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila itu menuturkan, KSPM yang terbentuk 27 September 2000 ini berangkat dari semangat mempelajari dan menggeluti dunia pasar modal.

’’Pertama ya karena melihat peluang dan prospek pasar modal Indonesia yang sangat dinamis, baik dalam penyediaan lapangan pekerjaan maupun science of education yang menarik. Serta masih kurangnya sosialisasi pasar modal kepada mahasiswa, baik dilihat dari kegiatan maupun mata kuliah pendukung,” paparnya.

Karena itu, lanjut dia, KSPM fokus pada sosialisasi dunia pasar modal di kalangan mahasiswa. Tak hanya investasinya yang menjanjikan, menurut dia, banyak profesi di dunia pasar modal juga yang sangat menggiurkan untuk penghasilan. ’’Nah, itu yang banyak belum tahu,” katanya.

Oleh sebab itu, lewat sejumlah kegiatan, KSPM terus berupaya mengampanyekan dunia pasar modal. Mulai menggelar lomba opini pasar modal, tutorial mahasiswa mengenai pasar modal, lomba paper pasar modal,  seminar nasional, kunjungan sekuritas, pelatihan pasar modal dan online trading, hingga road to school.

Perkembangan KSPM cukup menggembirakan. Buktinya sampai sekarang, jumlah anggotanya sudah mencapai 234 orang. ’’Dari kelompok ini kemudian banyak lahir investor pasar modal, ya mahasiswa. Saat ini sudah ada 20-an mahasiswa yang mulai berkecimpung di investasi saham,” ungkapnya bersemangat.

Daniel Adrian (20) adalah salah seorang mahasiwa yang menggeluti investasi saham sejak satu tahun terakhir. Ia memanfaatkan celah program yang ditawarkan salah satu perusahaan sekuritas.

’’Ada perusahaan sekuritas yang menawarkan investasi terjangkau untuk mahasiswa. Kalau awalnya sih selain dari KSPM, juga karena orang tua teman,” kata mahasiswa Akuntansi Unila ini.

Dengan modal yang hanya Rp1 juta, Daniel sudah bisa bermain saham. Sampai saat ini, ia memang belum mengeruk keuntungan, karena modal yang ditanamkan pun kecil. Hanya, lewat program ini, Daniel mengaku bisa belajar lebih banyak soal pasar modal. Sebelum dirinya benar-benar terjun ke dunia bursa saham tersebut.

’’Kalau saya sendiri sih ya belum banyak hasilnya. Yang saya investasikan juga tidak banyak. Ini kan investasi jangka panjang, jadi dapat memetik hasilnya dalam jangka panjang juga,” tuturnya. (p4/c1/wdi)


Sumber : Radar Lampung – Rabu, 19 Juni 2013

Artikel ini diambil dari berbagai media yang memberitakan tentang Universitas Lampung, tidak memperhitungkan ada kerja sama atau tidak dengan media tersebut.