114 Dosen Kontrak Tandatangani Perjanjian Kerja

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., dan 114 Dosen Non-PNS menandatangani SK Kontrak dan Perjanjian Kerja bagi pegawai tetap non-PNS, di Ruang Sidang Utama Lantai II Rektorat, Rabu (2/8/2017).

Kabag Kepegawaian Apandi, S.Sos., mengatakan, ke-114 orang tersebut telah melalui penyaringan kelayakan persyaratan dari 161 dosen kontrak di 8 fakultas dan 1 BP-MKU yang mengajukan usulan pembuatan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK).

Ke-114 dosen tetap non-PNS ini terdiri dari 109 dosen pengusul utama, 2 orang pengusul dari dosen purnabakti, dan 3 dosen kontrak yang telah ber-NIDN namun telah lepas dari homebase asal.

“Masih tersisa 47 dosen kontrak yang belum bisa ikut dalam gelombang pertama pengusulan NIDK ini. Di antaranya karena dosen yang bersangkutan masih berijazah S1, telah ber-NIDN, masih terdata di homebase PTS asal, atau tidak mengirimkan usul NIDK,” ujarnya.

Dalam sambutannya Hasriadi mengatakan, Unila tahun 2025 secara konsisten akan bertransformasi dari teaching university menjadi research university dan menargetkan menjadi 10 terbaik dari 4.000 perguruan tinggi di Indonesia. Dan dalam hal ini dosen merupakan salah satu kunci sukses untuk mencapai target Unila tersebut.

“Para dosen itu wajib melakukan riset karena dengan riset mereka akan mengikuti perkembangan ilmu sehingga materi pembelajaran yang disampaikan pun akan selalu update.”

Guna menunjang hal itu, lanjut Hasriadi, Unila berupaya memberikan nomor identitas kepada seluruh dosen kontrak yang memenuhi syarat untuk dapat diajukan dalam rangka memeroleh Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK). Hal ini mengacu pada Permenristek Dikti Nomor 2 Tahun 2016 tentang Perubahan Registrasi Pendidik Pada Perguruan Tinggi.

Hasriadi mengungkapkan, Unila berharap dosen-dosen yang sudah terpilih dapat membantu mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2025. Ini merupakan tugas berat, namun setiap dosen harus benar-benar fokus berjuang meregenerasi Unila hingga ada di posisi 10 besar nasional.

“Silakan tingkatkan kualitas kinerja akademik, mutu lulusan Unila, dan kembangkan pula publikasi Unila di mata nasional dan internasional,” pungkasnya.[Dwi_Inay/Humas]