Unila Gelar World Class Professor Program-Scheme B

45616767_547115172415369_4245587661860896768_o
45709304_547115199082033_2663962411760877568_o
45579999_547115155748704_199315748441554944_o
45540558_547115059082047_8902758616608538624_o

(Unila): Universitas Lampung saat ini tengah gencar mendukung pemerintah untuk berakselerasi dalam bidang publikasi. Oleh karena itu, Unila akan melakukan akselerasi yang memfokuskan kepada publikasi internasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., mengatakan, pihaknya bersyukur karena tiga tahun terakhir Indonesia gencar berakselerasi dalam bidang publikasi bersaing dengan negara tetangga.

“Saat ini publikasi kita sudah di atas Singapura dan Malaysia padahal beberapa tahun terkahir Indonesia masih berada di bawah mereka,” kata Bujang saat membuka Clinic On Eriting International Publication di ruang sidang lantai 4 gedung Rektorat Unila, Selasa (6/11/2018).

Pada kemajuan ini, lanjutnya, posisi Unila berada di urutan ke 21 dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Kendati demikian, bisa saja prestasi itu menurun yang salah satu penyebabnya karena saat ini masih banyak program studi di Unila yang baru dan masih belum terakreditasi.

“Sampai saat ini Kemenristekdikti mengharuskan syarat menjadi guru besar harus melakukan publikasi internasional bereputasi,” imbuhnya.

Bujang berharap, kualitas dosen dalam meningkatkan publikasi internasional dan menghasilkan output berupa publikasi.

Hadir dalam kegiatan dekan FKIP beserta jajaran, dekan FMIPA beserta jajaran, dan para dosen di lingkungan Unila, dimana pada kegiatan ini menghadirkan  Prof. Taito Mahmud Ph.D sebagai pemateri.[Gigih/Humas]